Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi Maqom, Dorong Sinergi untuk Tanjungbalai EMAS
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menerima audiensi Majelis Qosidah dan Ramadhan (Maqom) Kota Tanjungbalai beserta
PEMERINTAHAN
JAKARTA— Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Yon Arsal, menegaskan bahwa jumlah penunggak pajak di Indonesia jauh lebih banyak dari sekadar 200 orang seperti yang ramai diberitakan.
Nilai tunggakan pajak tersebut mencapai Rp60 triliun, dan sebagian besar berasal dari kalangan wajib pajak kaya atau prominen.
Menurut Yon, penagihan piutang pajak merupakan kegiatan rutin Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Namun, ia mengakui beberapa kasus bernilai besar memerlukan perhatian dan proses hukum yang panjang.Baca Juga:
"Kemarin keluar dalam bentuk case 200 penunggak pajak, tapi ini bukan hanya 200 penunggak. Yang menunggak pajak itu jumlahnya ribuan," ujar Yon dalam Media Gathering Kemenkeu 2025 di Novotel Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/10).
Yon menjelaskan bahwa proses penagihan tidak berarti dibiarkan, namun mengikuti tahapan hukum sesuai Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP).
Sebagian wajib pajak diketahui sudah pailit atau tengah berproses di pengadilan, bahkan hingga tingkat Mahkamah Agung (MA).
"Ada yang prosesnya sudah cukup lama, jadi tentu perlu pendalaman lebih lanjut," tambahnya.
Setelah proses hukum dinyatakan inkrah, barulah kewajiban pajak tersebut resmi tercatat sebagai piutang negara yang harus dibayar.
Yon menuturkan, penagihan piutang pajak kini tengah dikebut oleh masing-masing Kantor Pelayanan Pajak (KPP) di seluruh Indonesia. Beberapa kasus bernilai besar ditangani langsung oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) di pusat.
"Ini akan kita kelola sampai akhir tahun 2025. Kita selesaikan mana yang bisa diselesaikan dalam waktu cepat," kata Yon.
Ia menambahkan, kasus dengan nominal besar akan menjadi prioritas utama, sedangkan kasus kecil tetap ditangani di tingkat daerah.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pihaknya telah mengantongi daftar nama para pengemplang pajak tersebut. Dari total tunggakan Rp60 triliun, pemerintah baru menerima pembayaran sekitar Rp7 triliun.
"Mungkin baru masuk hampir Rp7 triliun. Tapi pembayarannya ada yang bertahap. Nanti saya akan monitor secepat apa progresnya," ujar Purbaya usai menghadiri acara Prasasti Luncheon Talk di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (8/10).
Purbaya menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengejar para penunggak pajak hingga seluruh kewajiban masuk ke kas negara menjelang akhir tahun.
"Saya harapkan sebagian besar sudah masuk menjelang akhir tahun 2025," tegasnya.*
(cn/mt)
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menerima audiensi Majelis Qosidah dan Ramadhan (Maqom) Kota Tanjungbalai beserta
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menjamin perlindungan kesehatan dan ke
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, menghadiri kegiatan sosial bertajuk Lebaran Yatim Berbagi Bingkisan
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Tim Safari Ramadhan Polda Sumatera Utara (Sumut) mengunjungi Polres Tanjungbalai dalam rangka mempererat silaturahmi sekali
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Asahan ke80 dan menyambut bulan suci Ramadan, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan men
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan sekaligus memperingati Hari Jadi Kabupaten Asahan ke80, Pemerintah Kabupaten Asahan me
PEMERINTAHAN
ASAHAN Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kodim 0208/Asahan menyelenggarakan Kegiatan Panen Raya Tanam Padi Gogo
PERTANIAN AGRIBISNIS
ASAHAN Kepolisian Resor Asahan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026 dalam rangka pengamanan pera
NASIONAL
BATU BARA Bulan suci Ramadan menjadi momentum penuh berkah untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masya
NASIONAL
MEDAN Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) resmi memberlakukan
NASIONAL