Kaya Potensi dan SDM Tangguh, Kadin RI Dorong Sumut Jadi Motor Ekonomi Nasional dari Barat Indonesia
- Senin, 13 Oktober 2025 18:26 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie saat membuka North Sumatera Investment Industry Trade & Halal Expo 2025 yang digelar Kadin Sumut di Aula PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (13/10/2025). (foto: anindyabakrie/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Dengan potensi sumber daya yang melimpah dan kepemimpinan daerah yang dinilai progresif, Sumut dinilai layak menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia bagian barat.
Hal ini disampaikan Anindya saat membuka North Sumatera Investment Industry Trade & Halal Expo 2025 yang digelar Kadin Sumut di Aula Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (13/10/2025).
Menurut Anindya, Sumut memiliki keunggulan komparatif yang besar. Selain kekayaan sumber daya alam yang beragam, mulai dari mineral, migas, hingga energi terbarukan, Sumut juga memiliki SDM pengusaha yang tangguh dan siap bersaing.
"Di bawah tanah ada mineral kritis dan migas. Di atas tanah ada potensi energi seperti panas bumi, air, dan batu bara. Bahkan pengusahanya juga hebat-hebat, bukan hanya tangguh di Sumut tapi juga di berbagai daerah," ujarnya.
Anindya mengapresiasi hubungan harmonis antara Pemerintah Provinsi Sumut dan pelaku usaha, termasuk peran Gubernur Sumut Bobby Nasution dan Ketua KadinSumut Firsal Dida Mutyara dalam membangun sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Gubernur Sumut sangat progresif, begitu juga Ketua KadinSumut. Sayang sekali jika Sumut tidak menjadi garda terdepan penggerak Sumatera," katanya.
Ketua KadinSumut, Firsal Dida Mutyara, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kadin terus mendorong investasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia menyebutkan bahwa berbagai fasilitas dan insentif telah disiapkan, termasuk kawasan industri di Medan, Deli Serdang, dan KEK Sei Mangkei.
"Kami ingin menjadikan Sumut bukan hanya tempat berdagang, tapi tempat tumbuhnya kemitraan, inovasi, dan transformasi ekonomi," ujar Firsal.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci menjadikan Sumut sebagai motor ekonomi baru Indonesia bagian barat.
Gubernur Sumut, Bobby Nasution, dalam sambutannya menekankan pentingnya menyatukan visi antara pemerintah dan dunia usaha.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan masyarakat harus menjadi tujuan utama dari pertumbuhan ekonomi.
"Kalau dunia usaha berkembang, maka kesejahteraan masyarakat juga meningkat. Jadi, kita harus satu barisan, satu tujuan," kata Bobby.
Sementara itu, Ketua DPD RI, Sultan Baktiar Najamudin, turut mengapresiasi langkah Pemprov Sumut dalam mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi melalui konsep Sumatera In Corporate.
"DPD akan mendukung dengan menghadirkan payung hukum yang pro-daerah, salah satunya melalui RUU tentang BUMD. Ini akan memperkuat fondasi pengembangan daerah hingga ke tingkat desa," jelas Sultan.
Ia juga berkomitmen membawa tawaran investasi dari Sumut ke berbagai forum internasional.
"Kami akan sampaikan kepada para mitra dan duta besar bahwa Sumut membuka peluang investasi yang menarik, bahkan sudah menggelar karpet merah untuk investor," pungkasnya.
North Sumatera Investment Industry Trade & Halal Expo 2025 menjadi momentum strategis untuk mempromosikan potensi ekonomiSumut.
Expo ini tidak hanya menampilkan peluang investasi, tapi juga memperkuat kerja sama antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.*
(vv/a008)
Editor
: Abyadi Siregar
Kaya Potensi dan SDM Tangguh, Kadin RI Dorong Sumut Jadi Motor Ekonomi Nasional dari Barat Indonesia