BREAKING NEWS
Kamis, 21 Mei 2026

Pigai Klaim Indonesia Tergolong Negara yang Aman: Saya Naik Motor Sendiri, Tidak Ada yang Ganggu!

Dharma - Kamis, 21 Mei 2026 10:23 WIB
Pigai Klaim Indonesia Tergolong Negara yang Aman: Saya Naik Motor Sendiri, Tidak Ada yang Ganggu!
Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai. (Foto: Tim Humas Kementerian HAM)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG BARAT - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyatakan Indonesia masih tergolong sebagai negara yang aman bagi masyarakat.

Ia bahkan menilai tingkat keamanan di Tanah Air memungkinkan warga beraktivitas tanpa rasa takut, termasuk pejabat negara sekalipun.

Pigai mengaku dirinya kerap bepergian tanpa pengawalan ketat.

Baca Juga:

Ia menyebut pernah mengendarai sepeda motor seorang diri dan berjalan kaki menggunakan sandal tanpa mengalami gangguan keamanan.

"Ya kita lihatlah ya, maaf ya lima tahun terakhir ini kita boleh kritik, tapi Indonesia kan aman. Saya saja biasa jalan pakai sandal enggak ada yang ganggu, naik motor sendiri juga tidak pernah ada yang ganggu," kata Pigai dalam keynote speech Kelas Jurnalisme HAM di Green Forest Resort, Cihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (20/5/2026).

Menurut Pigai, kondisi tersebut menjadi indikator bahwa tingkat keamanan di Indonesia relatif baik jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain.

Ia juga menyinggung Presiden RI Prabowo Subianto yang disebutnya dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat tanpa hambatan berarti.

"Pak Prabowo keluar dari mobil sapa semua orang, enggak ada yang mengganggu. Indonesia ini termasuk negara yang paling aman dibanding negara lain," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pigai turut memaparkan Indeks HAM Indonesia tahun 2024.

Ia menyebut salah satu indikator, yakni jaminan terhadap hak atas kebebasan dan keamanan pribadi, berada pada angka 83,62.

Angka tersebut menempati posisi ketiga tertinggi dalam indeks, setelah jaminan hak untuk berserikat sebesar 93,33 dan jaminan atas kebebasan berpikir, beragama, dan berkeyakinan sebesar 88,51.

"Kalau dilihat dari indikator itu, memang cukup tinggi dan itu make sense," kata Pigai menambahkan.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Optimisme Menatap Masa Depan Indonesia
IHSG Dibuka Menguat ke 6.353, Saham Big Caps Kompak Hijau Usai Sentimen RAPBN dan Kenaikan BI Rate
Plh Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Harlah YMPI ke-78, Dorong Penguatan Pendidikan Islam
Pemko Tanjungbalai Pelajari Digitalisasi PAD di Tangsel, Dorong Penguatan TP2DD
Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
Mahasiswa IPK Tertinggi di Moestopo Diganjar Bonus Rp10 Juta saat Wisuda ke-65
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Bisakah Kita Hidup Tanpa AI?

Bisakah Kita Hidup Tanpa AI?

OlehProf. Dr. Ahmad M RamliDULU, pertanyaan yang sering terucap adalah, masih adakah sisi kehidupan manusia yang tak tersentuh teknologi d

OPINI