Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (24/10/2025).
Rupiah dibuka menguat seiring kinerja beragam mata uang Asia pada awal perdagangan.
Mengutip Bloomberg pukul 09.15 WIB, rupiah menyentuh level Rp16.625 per dolar AS, naik tipis 0,02%.
Baca Juga:
Sementara itu, dolar AS juga mengalami penguatan ke level 99,00 atau naik 0,07%.
Beberapa mata uang Asia lainnya menunjukkan penguatan, seperti ringgit Malaysia naik 0,03%, rupee India 0,09%, dan won Korea Selatan 0,27%.
Namun, yen Jepang melemah 0,18%, dolar Hong Kong turun 0,01%, dolar Singapura minus 0,04%, dolar Taiwan 0,03%, peso Filipina 0,07%, yuan China 0,01%, dan baht Thailand 0,09%.
Stabilitas dolar AS ini ditengarai oleh investor yang menanti rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang sempat tertunda.
Data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS bulan September diprediksi naik 0,4% untuk angka utama dan 0,3% untuk angka inti (Core CPI) secara bulanan.
Rilis data ini menjadi acuan The Fed dalam menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya.
Julien Lafargue, Kepala Strategi Pasar di Barclays Private Bank, mengatakan, "Diperlukan kejutan yang signifikan ke sisi atas agar pasar mengubah ekspektasi pemotongan suku bunga tambahan oleh The Fed."
Pasar hampir sepenuhnya memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga 25 basis poin pada pertemuan mendatang, dengan kemungkinan satu kali pemotongan lagi pada Desember 2025.
Di pasar valuta lain, euro tercatat stabil di US$1,16195 pada awal perdagangan, tetapi menuju penurunan mingguan hampir 0,3%. Pound Sterling datar di US$1,3331, menuju penurunan mingguan 0,8%.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.