Corporate Communication & Government Relations Department Head PTBA, Dinna Permana Setyani di Bandung pada Jumat (24/10/2025).(Foto: KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
BANDUNG – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tengah melakukan penyesuaian terhadap Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk tahun 2026.
Penyesuaian ini menyusul diterapkannya format RKAB satu tahun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang berbeda dari format tiga tahun sebelumnya.
Corporate Communication & Government Relations Department Head PTBA, Dinna Permana Setyani, mengatakan penyesuaian masih berlangsung karena aturan baru ini baru disosialisasikan oleh pemerintah.
"Teman-teman dari pertambangan masih menyesuaikan karena sosialisasinya baru dilakukan minggu ini," ujar Dinna di Bandung, Minggu (26/10/2025).
Dinna menambahkan perubahan formatRKAB membuat tim internal perusahaan perlu menyesuaikan perencanaan dan anggaran agar selaras dengan regulasi baru. Saat ini, divisi pertambangan dan anggaran PTBA sedang mengkaji dampak kebijakan tersebut terhadap target dan rencana kerja perusahaan ke depan.
"Karena aturannya baru disosialisasikan, teman-teman juga masih mengukur dan menyesuaikan dengan yang sudah disusun sebelumnya," ucapnya.
PTBA akan menunggu arahan lebih lanjut dari Kementerian ESDM terkait petunjuk teknis pelaksanaan RKAB sebelum menyampaikan pembaruan resmi.
Meski tengah menyesuaikan RKAB, kinerja produksi PTBA hingga kuartal III-2025 tetap menunjukkan tren positif. Volume produksi batu bara tercatat mencapai 35,90 juta ton, naik 9 persen dibandingkan 32,97 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.
Kontribusi anak usaha di bidang jasa penambangan, PT Satria Bahana Sarana, mencapai 21 persen dari total produksi dengan nisbah kupas 5,98 kali.
Dari sisi penjualan, PTBA berhasil menjual 33,70 juta ton batu bara, meningkat 8 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Sebanyak 56 persen diserap pasar domestik, sementara sisanya diekspor.
Volume angkutan batu bara juga meningkat menjadi 30,02 juta ton, naik 8 persen dari 27,83 juta ton pada periode sama tahun lalu. Peningkatan ini ditopang koordinasi logistik dan efisiensi rantai pasok yang terus dioptimalkan perseroan.
Dengan langkah penyesuaian RKAB 2026 dan tren kinerja yang solid, PTBA berharap dapat menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi terbaru pemerintah.*
(vo/M/006)
Editor
:
PT Bukit Asam Sesuaikan RKAB 2026, Siap Hadapi Aturan Baru ESDM