BREAKING NEWS
Minggu, 01 Maret 2026

Raja Yordania Tawarkan Tiga Proyek Strategis ke Danantara, Apa Saja?

Adam - Sabtu, 15 November 2025 21:36 WIB
Raja Yordania Tawarkan Tiga Proyek Strategis ke Danantara, Apa Saja?
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyambut Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 14 November 2025. (foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) mendapat penawaran langsung dari Raja Kerajaan Hasyimiah Yordania, Abdullah II bin Al Hussein, terkait tiga proyek strategis.

Penawaran ini disampaikan Menteri Investasi dan Hilirisasi/CEO Danantara, Rosan Roeslani, pada Sabtu (15/11/2025).

"Langsung dari Raja Jordan, beliau menyampaikan potensi proyek atau kolaborasi kepada kami. Ada tiga proyek yang ditawarkan: gas pipanisasi, jalan tol, dan sektor logistik," ujar Rosan.

Baca Juga:

Raja Abdullah II meminta terlebih dahulu gambaran proyeksi imbal hasil dari Danantara sebelum menyesuaikan penawaran proyek dengan profil investasi lembaga tersebut.

Keselarasan antara return Danantara dan potensi proyek Yordania menjadi dasar pertimbangan strategis bagi perusahaan untuk menjajaki kerja sama.

Rosan menambahkan, setiap proyek akan dievaluasi secara mendalam sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kami akan kirim tim untuk menelaah detail teknis, finansial, dan implementatif setiap proyek yang diajukan," kata Rosan.

Selain proyek Yordania, Danantara juga tengah memimpin proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) terbesar di dunia.

Sebanyak 33 proyek direncanakan, dengan 10 proyek awal akan dimulai akhir 2025 di lima kota berbeda, dengan nilai proyek USD 150–200 juta per unit.

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Patria Sjahrir, mengungkapkan proyek ini diminati lebih dari 120 perusahaan lokal dan internasional.

Proses tender diperkirakan rampung dalam 6–8 minggu ke depan, dengan kriteria pemilihan berbasis teknologi terbaik dan dampak lingkungan minimal.

Kolaborasi strategis antara Danantara dan Pemerintah Kerajaan Yordania diharapkan memperluas jejak investasi internasional Indonesia, sekaligus mendorong proyek produktif dan berkelanjutan.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hubungan Dekat Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II Yordania Terbangun Sejak Militer
Sepuluh Jet Tempur TNI AU Kawal Kepulangan Raja Yordania dari Indonesia
Prabowo Antar Raja Yordania Pulang, Berpelukan di Pangkalan Halim
Kerja Sama Militer RI–Yordania Makin Erat, Dukungan untuk Misi Kemanusiaan Jadi Sorotan
Marak Vila Ilegal Tak Bayar Pajak, Koster: Tidak Ada Ampun!
Raja Abdullah II Akan Bahas Kerja Sama Fosfat dengan Danantara Sebelum Kembali ke Yordania
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru