Selain itu, pelaku pasar juga memanfaatkan sentimen aksi korporasi emiten untuk menunggangi momentum kenaikan harga.
Indri memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 8.325 hingga resistance 8.500 dengan kecenderungan menguat.
Sentimen global juga akan memengaruhi pasar, termasuk rilis FOMC Minutes The Fed, proyeksi penurunan S&P Global Composite PMI Flash AS ke 53,8, serta data pengangguran AS pasca berakhirnya shutdown pemerintahan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham dari Indo Premier Sekuritas meliputi BRPT dengan target harga Rp4.250, CPIN target Rp1.100, dan INET buy on pullback menuju target Rp535.
Disclaimer: Berita ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya tanggung jawab pembaca.*