Harga BBM Nonsubsidi Naik Saat Minyak Dunia Turun, Pertamina dan ESDM Buka Suara
JAKARTA PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu, 18 April 2026. Kenaikan terja
EKONOMI
MEDAN — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,38% ke level 8.402,20 pada perdagangan Senin pagi.
Pergerakan positif ini ditopang oleh saham-saham big caps seperti BBCA, TLKM, dan DSSA yang kompak berada di zona hijau.
Berdasarkan data RTI Business pukul 09.01 WIB, IHSG naik 31,77 poin dengan rentang pergerakan 8.391–8.405.Baca Juga:
Total volume perdagangan mencapai 763,73 juta lembar saham senilai Rp446,86 miliar dengan frekuensi transaksi 70.764 kali.
Dari total saham yang diperdagangkan, 279 saham menguat, 124 saham melemah, dan 249 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp15.414 triliun.
Di antara saham unggulan, BBCA naik 0,89% ke Rp8.500 per saham, TLKM meningkat 1,41% ke Rp3.600 per saham, sedangkan DSSA menguat 0,16% ke Rp91.350 per saham.
Sementara itu, saham ANTM turun 1,32% ke Rp3.000, ARCI melemah 2,77% ke Rp1.230, dan CSIA turun 0,97% ke Rp408 per saham.
Dari daftar top gainers, saham TRUK memimpin dengan penguatan 21,46% ke Rp600, diikuti PBSA naik 19,53% ke Rp1.530, dan CSRN melesat 16,20% ke Rp157.
Sementara top losers ditempati MGLV, NAYZ, dan SHIP dengan koreksi masing-masing 9,93%, 6,80%, dan 6,52%.
Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga lanjutan oleh Bank Indonesia menjadi salah satu pendorong penguatan IHSG.
Retail Equity Analyst Indo Premier Sekuritas, Indri Liftiany, menilai keyakinan investor terhadap pemangkasan suku bunga tercermin pada penguatan sektor infrastruktur 6,92% dan sektor properti 5,35% pekan lalu.
"Investor cenderung mengambil posisi spekulatif pada sektor sensitif suku bunga seperti perbankan, infrastruktur, dan properti selama periode perdagangan 17–21 November 2025," ujar Indri.
Selain itu, pelaku pasar juga memanfaatkan sentimen aksi korporasi emiten untuk menunggangi momentum kenaikan harga.
Indri memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang support 8.325 hingga resistance 8.500 dengan kecenderungan menguat.
Sentimen global juga akan memengaruhi pasar, termasuk rilis FOMC Minutes The Fed, proyeksi penurunan S&P Global Composite PMI Flash AS ke 53,8, serta data pengangguran AS pasca berakhirnya shutdown pemerintahan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham dari Indo Premier Sekuritas meliputi BRPT dengan target harga Rp4.250, CPIN target Rp1.100, dan INET buy on pullback menuju target Rp535.
Disclaimer: Berita ini bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya tanggung jawab pembaca.*
(bi/ad)
JAKARTA PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi mulai Sabtu, 18 April 2026. Kenaikan terja
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan terus memantau perkembangan situasi di Selat Hormuz, menyusul dibukanya kembali ja
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan pemulihan konektivitas di wilayah Sumatera yang terdampak bencana telah berjalan sign
NASIONAL
JAKARTA Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah mengungkapkan pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait peluang d
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI Jusuf Kalla (JK) menanggapi laporan dugaan penistaan agama yang dilayangkan terhadap dirinya t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menduga terdapat upaya sistematis untuk membentuk persepsi negatif terhadap pemerintah
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mempertanyakan fenomena pelaporan terhadap pihakpihak yang menyampaikan kr
NASIONAL
DELI SERDANG Warga Jalan MedanBinjai Km 12,5, Desa Puji Mulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, digegerkan dengan peristiwa
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian dari hak asasi m
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama jajaran pemerintah kota melayat ke rumah duka almarhumah Hj Fatiah Haitami
PEMERINTAHAN