BREAKING NEWS
Jumat, 06 Maret 2026

Rupiah Dibuka Menguat, Tapi Analis Waspadai Pelemahan Menjelang Penutupan

Adelia Syafitri - Jumat, 21 November 2025 09:47 WIB
Rupiah Dibuka Menguat, Tapi Analis Waspadai Pelemahan Menjelang Penutupan
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat (21/11/2025), meski analis memperkirakan mata uang Garuda berpotensi terkoreksi menjelang penutupan sesi.

Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.26 WIB, rupiah menguat 0,08% atau 13 poin ke Rp16.723 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS melemah tipis 0,01% ke 110,14.

Dibandingkan dengan mata uang negara ASEAN lain, rupiah menunjukkan performa sejalan dengan penguatan regional.

Baca Juga:

Baht Thailand menguat 0,04%, ringgit Malaysia naik 0,34%, dan peso Filipina bertambah 0,05% di awal perdagangan.

Namun, pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memperingatkan potensi pelemahan rupiah seiring ketidakpastian kebijakan moneter Bank Sentral AS (The Fed).

"Meningkatnya skeptisisme pejabat Federal Reserve mengenai pemangkasan suku bunga bulan Desember mengaburkan prospek pasar," ujar Ibrahim.

Kondisi pasar global saat ini dibayangi perpecahan pandangan pejabat The Fed antara risiko inflasi yang masih ada dan tanda pelemahan pasar tenaga kerja, yang membuat ekspektasi pelonggaran moneter semakin tipis.

Selain itu, laporan ketenagakerjaan AS yang tertunda turut menambah ketidakpastian.

Di dalam negeri, Ibrahim menyoroti proyeksi data ekonomi yang dirilis Bank Indonesia (BI).

BI memperkirakan transaksi berjalan Indonesia sepanjang 2025 akan berada di kisaran surplus 0,1% hingga defisit 0,7% terhadap PDB.

"Proyeksi ini menunjukkan fundamental eksternal Indonesia tetap terjaga, didukung defisit transaksi berjalan rendah dan aliran modal yang berpotensi meningkat seiring membaiknya prospek ekonomi nasional," jelasnya.

Dengan sentimen global dan domestik yang saling bersilangan, pelaku pasar diharapkan tetap waspada, terutama menjelang penutupan perdagangan hari ini.*

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Telur dan Ayam Melonjak, Presiden Prabowo Minta Menu MBG Diganti Daging Sapi
Rupiah Melemah ke Rp16.745 per Dolar AS, Tekanan Global Masih Mendominasi
Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.745 per Dolar AS, Mata Uang Asia Bergerak Variatif
Rupiah Melemah ke Rp16.750 per Dolar AS, Investor Tunggu Data Nonfarm Payrolls AS
Kemendagri Apresiasi Langkah Cepat Pemprov Sumut , Inflasi Turun dari 5,32% ke 4,97%!
BPS Catat Harga Telur Ayam Ras Tembus Rp31.646 per Kg, Dipicu Program MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru