Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Pemerintah memastikan kesiapan anggaran tambahan untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) guna menangani bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan, pemerintah telah menyiapkan ruang fiskal untuk memenuhi kebutuhan dana tanggap darurat hingga rehabilitasi dan bantuan sosial bagi warga terdampak.
"BNPB masih ada sekitar Rp500 miliar lebih yang siap digunakan. Jika nanti butuh tambahan, kita siap menambah, dan sudah tersedia di anggarannya," ujar Purbaya, disela-sela Rapimnas Kadin 2025, Selasa (2/12/2025).
Baca Juga:
Purbaya menjelaskan mekanisme tambahan anggaran akan mengikuti permintaan resmi BNPB melalui usulan anggaran.
Pos dana yang digunakan berasal dari alokasi penanggulangan bencana yang telah disiapkan dalam APBN.
Menurut Nota Keuangan RAPBN 2026, pagu BNPB sebesar Rp491 miliar, berbeda dengan APBN 2025 yang mengalokasikan Rp2,01 triliun.
Selain itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan segera memperbaiki infrastruktur dasar yang terdampak bencana, khususnya jalur vital di Aceh Tenggara.
Langkah ini penting untuk memulihkan konektivitas wilayah dan memastikan aktivitas warga kembali normal.
"Kita punya anggarannya, kita lakukan penghematan banyak di pusat, supaya sebanyak mungkin bantuan bisa langsung sampai ke rakyat di lapangan," kata Presiden Prabowo, Senin (1/12/2025).
BNPB mencatat dampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat meliputi 827 unit rumah rusak berat, 694 unit rumah rusak sedang, 1.300 unit rusak ringan, 43 fasilitas pendidikan rusak, serta 133 jembatan terdampak.
Pemerintah pun menyiapkan perbaikan sekaligus peningkatan kualitas layanan pendidikan di wilayah terdampak.
Pihak pemerintah berharap alokasi tambahan ini bisa mempercepat pemulihan warga terdampak dan menjaga stabilitas sosial serta ekonomi masyarakat di wilayah bencana.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.