BREAKING NEWS
Selasa, 10 Maret 2026

Harga Emas Antam Turun Rp 13.000 per Gram, Terimbas Tekanan Jual Emas Dunia

Adelia Syafitri - Rabu, 03 Desember 2025 09:10 WIB
Harga Emas Antam Turun Rp 13.000 per Gram, Terimbas Tekanan Jual Emas Dunia
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) turun pada perdagangan Rabu (3/12/2025), sejalan dengan koreksi harga emas dunia.

Berdasarkan situs resmi Logam Mulia, emas Antam 1 gram dijual seharga Rp 2.412.000, turun Rp 13.000 dibandingkan posisi perdagangan hari sebelumnya.

Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) berada di Rp 2.273.000/gram, juga turun Rp 13.000.

Baca Juga:

Daftar Harga Emas Antam Lengkap 3 Desember 2025:
0,5 gr: Rp 1.256.000
1 gr: Rp 2.412.000
2 gr: Rp 4.764.000
3 gr: Rp 7.121.000
5 gr: Rp 11.835.000
10 gr: Rp 23.615.000
25 gr: Rp 58.912.000
50 gr: Rp 117.745.000
100 gr: Rp 235.412.000
250 gr: Rp 588.265.000
500 gr: Rp 1.176.320.000
1000 gr: Rp 2.352.600.000

Penurunan harga emas Antam ini mengikuti tren emas dunia di pasar spot yang ditutup di US$ 4.210,5 per troy ons, turun 0,5% dibandingkan hari sebelumnya.

Meskipun seminggu terakhir harga emas dunia tercatat naik 1,92%, dan selama sebulan terakhir naik 5,19%, aksi ambil untung (profit taking) membuat harga terpangkas.

Analis pasar menilai, investor cenderung memanfaatkan kenaikan harga emas dalam dua hari sebelumnya, yang menambah tekanan jual sehingga harga kembali turun.

Meski demikian, logam mulia tetap menjadi pilihan investasi aman bagi masyarakat yang ingin melindungi aset dari fluktuasi ekonomi.*


(bb/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BRI Manajemen Investasi Siapkan ETF Emas Pertama di Indonesia
Sekda Dewa Indra Hadiri Pertemuan Tahunan BI 2025, Tekankan Sinergi untuk Ekonomi Bali yang Tangguh
BPS: Inflasi November 2025 Terkendali, Harga Emas Naik tapi Pangan Redam Tekanan
Aparat Gabungan “Bentengi” Pusat Perbelanjaan Sibolga Usai Penjarahan Massal
IHSG Dibuka Menguat, Saham BBRI dan ASII Menjadi Penopang Penguatan Indeks
Banjir dan Longsor di Sumatra Diperkirakan Rugikan Rp68,67 Triliun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru