BREAKING NEWS
Jumat, 27 Maret 2026

IHSG Dibuka Menguat, Saham CUAN hingga CDIA Jadi Motor Penggerak Pasar

Raman Krisna - Jumat, 05 Desember 2025 10:25 WIB
IHSG Dibuka Menguat, Saham CUAN hingga CDIA Jadi Motor Penggerak Pasar
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan Jumat, 5 Desember 2025, dengan penguatan tipis.

Pada sesi pembukaan pukul 09.00 WIB, IHSG naik 0,20 persen ke posisi 8.657,90.

Kenaikan itu ditopang oleh penguatan sejumlah saham berkapitalisasi besar yang bergerak positif sejak awal perdagangan.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 289 saham menguat, 231 saham melemah, dan 437 saham stagnan.

Emiten-emiten energi dan investasi menjadi motor penggerak utama IHSG pada pagi ini.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) memimpin deretan penguat dengan lonjakan 3,72 persen.

Disusul oleh PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) yang menguat 1,28 persen dan PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) yang naik 0,53 persen.

Kelompok saham milik Prajogo Pangestu juga kompak menghijau.

PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) naik 0,98 persen, sementara PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menguat 0,57 persen.

Sektor perbankan turut berkontribusi pada kenaikan IHSG. Saham BBNI naik 0,23 persen, BMRI menguat 0,20 persen, dan BNLI bertambah 0,20 persen.


Dari indeks LQ45, penguatan dipimpin oleh PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) yang melesat 7,27 persen.

Diikuti PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang naik 3,88 persen, serta PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) yang menguat 1,94 persen.

Sejumlah saham unggulan lain seperti PT Astra International Tbk. (ASII) naik 1,12 persen, PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) naik 0,93 persen, dan PT Indosat Tbk. (ISAT) terapresiasi 0,87 persen.

Namun, tidak semua saham bergerak positif. Sejumlah emiten justru terkoreksi sejak awal perdagangan.

Saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) melemah 1,18 persen, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) turun 0,64 persen, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) terkoreksi 0,30 persen, serta PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) turun 0,28 persen.

Pelemahan juga dialami UNVR yang terkoreksi 1,08 persen, MAPI turun 1,19 persen, KLBF melemah 1,26 persen, serta HEAL yang terkoreksi cukup dalam sebesar 2,07 persen.

Menurut analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, peluang penguatan IHSG masih terbuka dengan target ke level 8.655 dan support di 8.610.

"Gabungan antara kondisi global yang mendukung akibat potensi cut rate The Fed dan sentimen domestik yang menanti rilis data cadangan devisa dapat menjadi katalis tambahan," kata Reza dalam riset hariannya.

IHSG diprediksi akan bergerak terbatas hingga menunggu rilis data ekonomi yang dapat memperkuat arah pasar.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.*


(bi/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
UMKM Sumatera Bangkit Pascabencana! Pemerintah Siapkan Skema Pemulihan, Bank Sumut Tunggu Aturan OJK
KKN Fasilkom Ubhara Jaya Dorong UMKM Sawarna Go Digital Lewat Workshop Affiliate
Demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Indonesia Butuh Investasi Infrastruktur Rp 10.303 Triliun
IHSG Tembus 8.640, Properti Jadi Saham Andalan
Bagaimana Pertumbuhan Ekonomi Aceh, Sumut, dan Sumbar Terdampak Banjir? Ini Kata Airlangga
Presiden Prabowo Sambut Ketua MPR China Wang Huning di Istana Merdeka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru