Penandatanganan kontrak dilakukan di Kantor Kemenko 4 IKN, Jakarta, Jumat, 5 Desember 2025. Acara tersebut disaksikan oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, Direktur Utama PT PP, Novel Arsyad, serta sejumlah perwakilan konsorsium konstruksi nasional
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Fasilitas ini dirancang menjadi pusat pelayanan publik dan memperkuat kapasitas tata kelola pemerintahan Otorita IKN.
PT PP juga terlibat dalam pembangunan salah satu ikon arsitektur IKN dengan nilai HPS Rp 1,258 triliun melalui konsorsium PP–ADHI KSO.
Kawasan ini mengusung konsep smart building dan green building, menggunakan standar Bangunan Gedung Hijau serta sistem building information modelling (BIM).
Bangunan utama seluas 47.797 meter persegi itu akan mencakup area sidang, ruang fraksi, fasilitas pendukung, serta penataan kawasan geoteknik.
Pada proyek Gedung DPD RI senilai Rp 1,488 triliun, PT PP memegang porsi 48,5 persen dari konsorsium ADHI–PP–Penta Rekayasa.
Proyek mencakup gedung utama, kawasan penunjang, lanskap hijau, serta infrastruktur pendukung berkelanjutan.
PT PP memastikan seluruh pengerjaan mengedepankan standar keamanan, fungsionalitas, dan representasi identitas nasional, sejalan dengan visi IKN sebagai kota hijau dan cerdas.
Ketiga proyek ini dibiayai melalui DIPA APBN 2025–2027.
Melalui pengerjaan tersebut, PT PP semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci pembangunan IKN sekaligus mendorong percepatan pemindahan pusat pemerintahan ke Kalimantan Timur.*