BREAKING NEWS
Senin, 27 April 2026

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.678/US$, Investor Tunggu Data Ketenagakerjaan AS

Adelia Syafitri - Selasa, 16 Desember 2025 09:47 WIB
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.678/US$, Investor Tunggu Data Ketenagakerjaan AS
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka stagnan pada perdagangan hari ini. Namun, sejurus kemudian, mata uang Garuda terdepresiasi tipis.

Pada pembukaan pasar spot Selasa (16/12/2025), US$ 1 masih setara dengan Rp16.668, sama persis dengan posisi penutupan kemarin.

Hanya beberapa menit kemudian, rupiah melemah 0,06% ke Rp16.678/US$.

Baca Juga:

Sementara itu, pergerakan mata uang utama Asia cukup variatif. Baht Thailand menjadi yang paling lemah dengan depresiasi 0,25%, disusul won Korea Selatan (-0,19%) dan dolar Taiwan (-0,18%). Rupiah berada tepat di atasnya.

Di sisi lain, peso Filipina menjadi yang paling kuat dengan apresiasi 0,22%, diikuti yen Jepang (0,2%), yuan China (0,07%), dolar Hong Kong (0,06%), dan ringgit Malaysia (0,03%).

Analis menilai investor masih menunggu keputusan pasar sebelum melakukan aksi signifikan. Fokus pekan ini tertuju pada rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat periode November.

Konsensus memperkirakan ekonomi AS menambah 50.000 lapangan kerja non-pertanian (non-farm payroll) dengan tingkat pengangguran 4,5%.

"Kita sudah kembali ke rezim bahwa baik itu buruk dan buruk itu baik. Pemulihan pasar tenaga kerja, yang baik untuk ekonomi, akan menurunkan kemungkinan pemangkasan suku bunga acuan pada 2026," ujar Michael Wilson, Strategist Morgan Stanley, seperti dikutip Bloomberg News.

Hingga kini, pelaku pasar cenderung bermain aman, memilih aset di negara berkembang secara selektif.

Hal ini membuat mata uang Asia bergerak variatif, sementara rupiah sedikit melemah seiring investor menunggu data penting dari Negeri Paman Sam.*


(bb/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPRD Bali Sepakati Raperda Pengendalian Toko Modern dan Alih Fungsi Lahan Produktif
Jalan Mulus Dinanti Warga, Bupati Simalungun Tinjau Lokasi Pengaspalan Tapian Dolok dan Bandar Huluan
Koperasi Merah Putih dan Jaga Desa, Strategi Koster Perkuat Ekonomi Desa Bali
Di Balik Banjir Sumatera, Purbaya Melihat Peluang Dorong Ekonomi
Utang Luar Negeri Indonesia Oktober 2025 Turun Jadi USD423,9 Miliar
Usai Tinjau Lokasi Bencana di Sumatra, Prabowo Kumpulkan Para Menteri: Apa yang Dibahas?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru