Baru 16 Persen Cair dari Rp135 M, Satgas PRR Kebut Pemulihan Lima Puluh Kota Sebelum Tahun Ini Habis
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
JAKARTA — Pertumbuhan kredit perbankan di Indonesia tercatat masih lesu hingga November 2025.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan perilaku pelaku usaha yang cenderung "wait and see" menjadi salah satu penyebab permintaan kredit belum kuat.
Berdasarkan data BI, pertumbuhan kredit pada November 2025 tercatat 7,74% secara tahunan (yoy), sedikit meningkat dibandingkan Oktober 2025 yang sebesar 7,36% (yoy).Baca Juga:
Perry menilai permintaan kredit masih terhambat oleh optimalisasi pembiayaan internal korporasi serta penurunan suku bunga kredit yang masih lambat.
"Permintaan kredit terindikasi belum kuat dipengaruhi oleh perilaku wait and see dari pelaku usaha, optimalisasi pembiayaan internal oleh korporasi, serta penurunan suku bunga kredit yang masih lambat," ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Rabu (17/12/2025).
BI mencatat, penurunan suku bunga kredit perbankan pada 2025 baru turun 24 basis poin, dari 9,20% menjadi 8,96% pada November 2025.
Kondisi ini dinilai masih perlu didorong agar pelonggaran kebijakan moneter BI bisa lebih efektif menstimulasi pertumbuhan kredit.
Selain itu, fasilitas pinjaman yang belum dicairkan (undisbursed loan) mencapai Rp 2.509,4 triliun atau 23,18% dari plafon kredit yang tersedia.
Sementara dari sisi penawaran, kapasitas pembiayaan perbankan tetap memadai, ditopang oleh rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) yang meningkat menjadi 29,67% dan pertumbuhan DPK sebesar 12,03% (yoy).
Perry menambahkan, persyaratan pemberian kredit (lending requirement) secara umum mulai longgar, kecuali pada segmen kredit konsumsi dan UMKM karena peningkatan risiko kredit.
Pertumbuhan kredit UMKM tercatat terkontraksi sebesar 0,64% (yoy) pada November 2025.
"BI memperkirakan pertumbuhan kredit 2025 berada pada batas bawah kisaran 8-11% (yoy) dan akan meningkat pada 2026.
LIMA PULUH KOTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan 40 kegiatan
NASIONAL
LANGKAT Ketua Pemuda Muslimin Sumatera Utara (PMS) Kabupaten Langkat sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Edi Bahagia Sinuraya, S.IP,
POLITIK
CHONBURI Pelatih Timnas Indonesia John Herdman tampak tidak terlalu puas meski skuad Garuda berhasil menang 30 atas Timor Leste pada laga
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi III DPR RI dipastikan masih menyusun dan melakukan harmonisasi terhadap Rancangan UndangUndang (RUU) Perampasan Aset. Bahk
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pihaknya masih menunggu instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pe
EKONOMI
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi menegaskan pemerintah akan mematuhi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengembangkan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan jalur rel Direktorat Jenderal P
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Batu Bara melalui Bidang Perlindungan Anak
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Binjai mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai membuka secara transparan tata kelol
PEMERINTAHAN
BATU BARA Penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Batu Bara kembali menjadi perhatian masyarakat. Kali ini, sorotan muncul menyusu
PEMERINTAHAN