Harga Pertamax Naik karena Keuangan Pertamina Menipis? Danantara Buka Suara
JAKARTA Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kenaikan harga Pertamax bukan disebabkan oleh me
EKONOMI
JAKARTA – Harga Patokan Ekspor (HPE) konsentrat tembaga dan emas resmi naik pada periode awal Januari 2026.
Kementerian Perdagangan menetapkan HPE konsentrat tembaga dengan kadar Cu 15 persen sebesar USD5.868,51 per Wet Metric Ton (WMT), naik 4,54 persen dibandingkan periode kedua Desember 2025 yang tercatat USD5.613,83 per WMT.
Baca Juga:Sementara itu, HPE emas naik menjadi USD138.324,41 per kilogram dari sebelumnya USD133.912,59 per kilogram.
Harga Referensi (HR) emas juga meningkat menjadi USD4.302,37 per troy ounce dari USD4.165,15 per troy ounce.
Kenaikan harga berlaku efektif untuk periode 1–14 Januari 2026, sesuai Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 2404 Tahun 2025 tentang HPE atas produk pertambangan yang dikenakan bea keluar.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Tommy Andana, kenaikan HPE konsentrat tembaga didorong oleh meningkatnya permintaan global, terutama untuk kebutuhan pengembangan industri energi listrik, ekosistem kendaraan listrik, dan proyek infrastruktur strategis di berbagai negara.
"Kondisi ini diperkuat oleh pelemahan nilai tukar dolar AS, yang memicu pergeseran preferensi investor ke aset komoditas sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global," ujar Tommy, Rabu (31/12/2025).
Selain itu, penguatan HPE tembaga juga dipengaruhi kenaikan harga seluruh mineral penyusunnya.
Selama periode pengumpulan data, harga tembaga (Cu) naik 5,75 persen, emas (Au) naik 3,29 persen, dan perak mencatat lonjakan tertinggi sebesar 16,46 persen.
Penetapan HPE dan HR dilakukan berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dengan acuan harga pasar internasional. Harga tembaga merujuk pada London Metal Exchange (LME), sedangkan emas dan perak mengacu pada London Bullion Market Association (LBMA).
"Proses ini melibatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kemenko Perekonomian, Kemendag, ESDM, Kemenkeu, dan Kemenperin.
Dengan kenaikan ini, pelaku industri pertambangan diharapkan menyesuaikan strategi ekspor dan produksi untuk memanfaatkan momentum harga komoditas global yang tengah meningkat di awal tahun 2026.*
(mt/dh)
Baca Juga:
JAKARTA Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa kenaikan harga Pertamax bukan disebabkan oleh me
EKONOMI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan keluhan dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR RI saat pembahasan a
NASIONAL
MEDAN Semangat untuk menghidupkan kembali kejayaan PSMS Medan kembali menguat setelah jajaran legenda dan keluarga besar mantan pemain klu
OLAHRAGA
JAKARTA Jakarta Millennial Film Festival (JMFF) 2026 resmi dibuka di GOR Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/6/2026). Festival ini
ENTERTAINMENT
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 triliun pada 2026 untuk mendukung pelaksanaan Program Hasil
PEMERINTAHAN
JAKARTA Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menilai vonis terhadap empat prajurit TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap lima aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam operasi tangkap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, membantah keras tudingan keterlibatan dirinya dalam pengadaan di Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
LAMPUNG Presiden Prabowo Subianto menceritakan alasan di balik keputusannya maju sebagai kepala negara. Ia menyebut dorongan tersebut munc
POLITIK
LAMPUNG Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meminta publik tidak lagi memelesetkan singkatan Makan Bergizi Gr
NASIONAL