BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

IHSG Menguat ke 8.942,91 Didorong Kinerja Saham Big Caps, Top Gainers dan Losers Mencolok

Raman Krisna - Selasa, 13 Januari 2026 09:32 WIB
IHSG Menguat ke 8.942,91 Didorong Kinerja Saham Big Caps, Top Gainers dan Losers Mencolok
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 8.942,91 pada Selasa (13/1/2026), terdorong kenaikan saham-saham besar seperti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI), PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga pukul 09.02 WIB, IHSG tumbuh 0,65% atau 58,19 poin dibandingkan penutupan sebelumnya.

Indeks bergerak pada rentang terendah 8.925,24 hingga tertinggi 8.952,13.

Baca Juga:

Dari total 655 saham yang diperdagangkan, sebanyak 344 saham menguat, 129 saham terkoreksi, dan 182 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp16.234,70 triliun.

Saham big caps yang mengalami apresiasi antara lain:
- PANI naik 2,10% ke Rp10.950 per saham
- TLKM naik 1,99% ke Rp3.590 per saham
- AMMN meningkat 1,89% ke Rp8.075 per saham
- ASII naik 1,79% ke Rp7.125 per saham

Di sisi lain, saham yang terkoreksi signifikan adalah BREN turun 1,39% ke Rp8.875 per saham dan TPIA turun 0,38% ke Rp6.475 per saham.

Saham top gainers hari ini dipimpin oleh INDS yang melesat 24,72% ke Rp444 dan MSKY naik 18,97% ke Rp138.

Sementara top losers ditempati BBRM turun 12,45% menjadi Rp436 dan CTTH terkoreksi 10,75%.

Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, memproyeksikan IHSG bergerak mendatar dengan kecenderungan melemah.

Menurutnya, kegagalan indeks bertahan di level psikologis 9.000 memicu aksi ambil untung pada saham-saham konglomerasi yang telah mencatat reli panjang.

"Pelemahan ini juga sebagai antisipasi pasar terhadap pengumuman kebijakan baru perhitungan free float oleh MSCI pada akhir bulan ini," ujar Valdy.

Secara teknikal, fenomena panic selling kemarin sempat menyeret IHSG ke level terendah 8.715.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Luhut Binsar Pandjaitan Jengkel Dituduh Punya Saham TPL dan Perusahaan Nikel Morowali: “Mana? Tunjukkan!”
IHSG Dibuka Menguat 0,44% di Level 8.975, Sentimen Global dan January Effect Jadi Pendorong
IHSG Tembus 9.000, Menkeu Purbaya Optimistis Tren Kenaikan Saham Akan Berlanjut di 2026
IHSG Kembali Menguat, Pagi Ini Dekati Level Psikologis 9.000
IHSG Dibuka Melemah Tipis ke Level 8.856, Analis Prediksi Masih Berpeluang Menguat
Bitcoin Menguat ke Rp 1,54 Miliar, Tapi Geopolitik Venezuela Jadi Batu Sandungan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru