Dokter Richard Lee Pilih Live TikTok, Mangkir Panggilan Polisi
JAKARTA Dokter Richard Lee akhirnya ditahan Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) setelah mangkir dari beberapa panggilan pemeriksaan t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Harga rata-rata nasional sejumlah komoditas pangan di Indonesia mengalami pergerakan beragam pada Rabu (14/1/2026).
Data panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per pukul 08.30 WIB menunjukkan penurunan signifikan pada beras, cabai, bawang, dan beberapa produk pangan lainnya.
Beras premium tercatat turun 0,58% ke Rp15.491 per kilogram, sementara beras medium turun 0,80% menjadi Rp13.647 per kilogram.Baca Juga:
Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dari Bulog turun 0,71% menjadi Rp12.382 per kilogram.
Jenis beras medium non-SPHP turun 1,51% ke Rp13.599 per kilogram, dan beras lokal khusus turun 3,01% menjadi Rp15.300 per kilogram.
Komoditas lain seperti jagung peternak turun 3,16% menjadi Rp6.806 per kilogram, sedangkan kedelai impor turun 0,53% menjadi Rp10.840 per kilogram.
Harga bawang merah turun 4,47% ke Rp41.716 per kilogram, dan bawang putih bonggol turun 0,55% menjadi Rp38.541 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai turun cukup tajam: cabai merah keriting -7,67% (Rp36.472/kg), cabai merah besar -10,1% (Rp34.130/kg), dan cabai rawit merah -12,57% (Rp46.020/kg).
Untuk produk protein hewani, harga daging sapi murni tercatat turun tipis 0,36% menjadi Rp135.344 per kilogram.
Daging ayam ras turun 1,37% ke Rp38.705 per kilogram, sedangkan telur ayam ras turun 1,17% menjadi Rp30.722 per kilogram.
Harga daging kerbau beku impor turun 3,9% menjadi Rp104.400 per kilogram, sedangkan daging kerbau lokal segar naik tipis 0,28% ke Rp140.000 per kilogram.
Harga gula konsumsi mengalami kenaikan 0,09% menjadi Rp18.097 per kilogram, sementara garam konsumsi turun 2,42% ke Rp11.226 per kilogram.
Tepung terigu curah turun 2,68% menjadi Rp9.439/kg dan kemasan turun 2,8% menjadi Rp12.541/kg.
Harga minyak goreng juga mengalami penyesuaian, dengan minyak kemasan turun 0,71% ke Rp20.777/liter dan minyak curah turun 2,39% menjadi Rp17.256/liter.
Produk Minyakita tercatat turun 2,21% menjadi Rp17.489/liter.
Sementara itu, harga ikan bergerak variatif. Ikan kembung naik 1,72% ke Rp45.005 per kilogram, ikan tongkol turun 1,86% ke Rp36.150 per kilogram, dan ikan bandeng turun 4,4% menjadi Rp34.586 per kilogram.
Pergerakan harga pangan ini menjadi sorotan karena berimbas langsung pada daya beli masyarakat, terutama menjelang musim permintaan tinggi awal tahun.
Pemerintah melalui Bapanas terus memantau fluktuasi harga dan ketersediaan pasokan guna menjaga stabilitas pangan nasional.*
(bi/ad)
JAKARTA Dokter Richard Lee akhirnya ditahan Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) setelah mangkir dari beberapa panggilan pemeriksaan t
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., melakukan peletakan batu pe
PENDIDIKAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar peringatan Malam Nuzulul Qur&039an 1447 Hijriah di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran
AGAMA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengimbau masyarakat dan pelaku pasar modal untuk tidak panik menanggapi penurunan Indeks
EKONOMI
DENPASAR Ribuan pecalang dari seluruh desa adat Bali mengikuti Gelar Agung Pacalang Bali Tahun 2026 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denp
NASIONAL
JAKARTA Dunia musik Indonesia kembali berduka. Donny Fattah, salah seorang pendiri dan bassist band rock legendaris God Bless, meninggal
NASIONAL
DENPASAR Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, Ibu Putri Koster, menegaskan bahwa pariwisata Bali harus teta
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengurangi anggaran pendidikan nasiona
PENDIDIKAN
MEDAN Empat anak ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah kolam ikan milik warga di Desa Rondaman, Kecamatan Halongonan Tim
PERISTIWA
MEDAN Istri Wakil Wali Kota Medan Martinijal Zakiyuddin Harahap mengajak masyarakat menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum untuk
PEMERINTAHAN