Briptu MZ Dipecat usai Diduga Rampok Toko Emas di Aceh Selatan, Proses Pidana Berlanjut
BANDA ACEH Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu MZ, anggota Polres Aceh Selatan yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stagnan di kisaran 5 persen selama lebih dari satu dekade menjadi sorotan serius calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Solikin M. Juhro.
Menurutnya, kondisi ini mencerminkan persoalan struktural yang mendalam, terutama lemahnya basis industri nasional, yang membuat Indonesia terjebak dalam middle income trap.
"Kenapa 12 tahun terakhir ekonomi kita letoy, masih 5 persen terus? Ini identik dengan ancaman middle income trap," ujar Solikin saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan calon Deputi Gubernur BI di Gedung DPR RI, Jumat (23/1/2026).Baca Juga:
Solikin menegaskan, meski pertumbuhan ekonomi tidak optimal, Indonesia masih berada di kategori negara berpendapatan menengah, dan belum tergelincir ke kelompok pendapatan menengah bawah.
Namun, ia mengingatkan agar pemerintah dan pelaku industri tidak berpuas diri.
Menurut Solikin, salah satu faktor utama yang menahan laju pertumbuhan adalah struktur industri yang kehilangan daya saing.
Ia membandingkan kondisi saat ini dengan era Orde Baru, ketika industri nasional mampu mendorong ekspor secara signifikan.
"Sekarang industri kita sudah obsolet. Itu kenapa kita jarang bisa ekspor, malah banyak impor," katanya.
Selain persoalan industri, Solikin menyoroti perilaku konsumsi masyarakat.
Ia menilai, masyarakat Indonesia cenderung meniru gaya konsumsi negara berpendapatan tinggi, sehingga ketergantungan terhadap produk impor meningkat.
"Kita berperilaku seperti high income, sedikit-sedikit ke Starbucks. Semua impor jasa," ujar Solikin.
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, Solikin menekankan perlunya percepatan hilirisasi industri dan pendalaman pasar keuangan.
Langkah ini diyakini dapat meningkatkan nilai tambah, memperluas ekspor, dan memperkuat fondasi ekonomi nasional secara berkelanjutan.
"Kita perlu percepatan hilirisasi, digerakkan, pasar keuangan diperdalam, termasuk instrumen hedging agar ekonomi lebih tangguh," pungkasnya.*
(k/dh)
BANDA ACEH Polda Aceh menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap Briptu MZ, anggota Polres Aceh Selatan yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong penguatan jaminan kesehatan bagi para mitra Gojek melalui k
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong PUD Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Medan melakukan transformasi bisnis dengan me
PEMERINTAHAN
MEDAN Jembatan Perintis Garuda di Jalan Adisucipto, Gang Rel, Kelurahan Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, resmi dibuka dan mulai digu
PEMERINTAHAN
ACEH UTARA Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, Komando Distrik Militer (Kodim) 0103/Aceh U
NASIONAL
LHOKSEUMAWE Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran memberikan arahan tegas kepada seluruh prajurit dan Aparatur Sipi
NASIONAL
BANDUNG Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tahun 2026 mulai mematangkan berbagai persi
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap alasan melakukan penggeledahan terhadap rumah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan proses impor minyak dari Rusia tahap pertama telah ter
EKONOMI