BREAKING NEWS
Senin, 01 Juni 2026

IHSG Jatuh Tajam 5,09% Terdampak Pembekuan Rebalancing MSCI, Investor Diminta “Wait and See”

- Kamis, 29 Januari 2026 09:33 WIB
IHSG Jatuh Tajam 5,09% Terdampak Pembekuan Rebalancing MSCI, Investor Diminta “Wait and See”
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan pelemahannya pada Rabu (28/1/2026), terdampak pembekuan rebalancing dari penyedia indeks global MSCI.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG dibuka turun tajam 5,09% menuju level 7.896 pada pukul 09.04 WIB, meninggalkan level psikologis 8.000.

Dari total saham yang tercatat, 64 saham menguat, 552 saham melemah, dan 74 saham stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat Rp14.302,72 triliun.

Baca Juga:

Head of Research Kiwoom Sekuritas, Liza Camelia Suryanata, menilai tekanan ini cukup kuat untuk mendorong IHSG memasuki fase konsolidasi lanjutan.

Menurutnya, zona 8.050–8.000 menjadi area uji psikologis dan teknikal yang krusial.

"Selama belum ada respons regulasi yang konkret dan kredibel dari BEI maupun OJK terkait transparansi kepemilikan, relief rally berpotensi rapuh dan cepat dijual," ujar Liza.

Relief rally, menurut Liza, merujuk pada reli pemulihan sementara setelah aksi jual pasar yang lebih luas.

Namun, dalam jangka menengah, arah IHSG lebih ditentukan oleh respons kebijakan regulator dibanding narasi pasar.

Jika BEI dan OJK mampu meningkatkan granularitas data kepemilikan, menekan risiko konsentrasi transaksi, dan meyakinkan MSCI sebelum Mei 2026, tekanan pasar diprediksi mereda dan risk premium mulai turun.

Sebaliknya, jika isu ini berlarut, IHSG berisiko underperform dibanding regional peers meskipun kondisi makro domestik relatif stabil.

"Pendekatan paling rasional saat ini adalah wait and see, bukan menangkap pisau yang jatuh. Valuasi big caps bisa mulai menarik, namun timing tetap krusial karena aliran dana asing belum stabil," tutur Liza.


Investor disarankan tetap waspada dan mengikuti perkembangan regulasi terkait kepemilikan saham serta keputusan MSCI untuk menentukan langkah selanjutnya di pasar modal.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dorong Jeruk Karo Mendunia, Pemkab Karo Bahas Hilirisasi Berbasis Smart Cold Storage
Apa Itu MSCI dan Mengapa Bisa Bikin Saham Indonesia Melemah Drastis?
IHSG Anjlok 7,35%, Purbaya Yudhi Sadewa Optimis Pasar Saham Pulih Minggu Depan
Rupiah Pagi Ini Menguat Tipis ke Rp16.733, Investor Masih Waspada Sentimen Global
IHSG Ambles 6,69% di Pembukaan, MSCI Bekukan Rebalancing Saham Indonesia
IHSG Selasa 27 Januari 2026 Dibuka Merah, Rupiah dan Emas Bergerak Variatif
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru