BREAKING NEWS
Selasa, 31 Maret 2026

IHSG Masih Melemah, Jauh dari Level 8.000 di Awal Februari 2026

Adam - Selasa, 03 Februari 2026 09:33 WIB
IHSG Masih Melemah, Jauh dari Level 8.000 di Awal Februari 2026
ilustrasi. (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (3/2/2026), memperpanjang tren negatif di awal bulan Februari 2026.

IHSG berada di level 7.895,98 per pukul 09.05 WIB, turun 26,74 poin atau 0,34% dari posisi sebelumnya.

Data RTI menunjukkan IHSG dibuka di level 7.888,77, dengan pergerakan terendah 7.872,57 dan tertinggi 7.919,67. Sebanyak 329 saham menguat, 212 saham melemah, dan 145 saham stagnan.

Baca Juga:

Total volume saham yang diperdagangkan pagi ini mencapai 2,97 miliar lembar dengan nilai transaksi sekitar Rp 1,8 triliun, frekuensi perdagangan 181.607 kali.

Meskipun sebagian saham unggulan seperti BBCA dan ICBP mencatat penguatan, tekanan jual masih mendominasi pasar.

Tren pelemahan ini mengikuti penurunan tajam pada hari pertama perdagangan Februari, saat IHSG anjlok 406,87 poin atau 4,88% ke level 7.922,73.

Para analis menilai pergerakan IHSG dipengaruhi oleh sentimen global dan domestik yang belum stabil, sehingga investor disarankan tetap mencermati pergerakan pasar sebelum mengambil keputusan investasi.*

(d/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Anjlok Hampir 5 Persen, Menkeu Purbaya Buka Suara
IHSG Anjlok, Prabowo Tidak Marah, Semua Pihak Diminta Tetap Sabar
Dolar AS Melemah, Rupiah Menguat ke Rp 16.777 di Awal Perdagangan, Investor Waspadai Volatilitas Pasar Valas
IHSG Dibuka Anjlok hingga 197 Poin di Level 8.100, Pasar Saham Terkoreksi Usai Bos BEI dan OJK Mundur
Habiburokhman: Narasi Polri di Bawah Kementerian Sengaja Dibuat untuk Melemahkan Presiden Prabowo
BEI Bersiap Demutualisasi, Saham Bisa Dibeli Investor Lokal dan Internasional untuk Perbaiki Transparansi Pasar Modal
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru