BREAKING NEWS
Jumat, 13 Februari 2026

Jaga Inflasi dan Pangan, Pemprov Sumut Dukung Peluncuran GPIPS Sumatera di Palembang

Abyadi Siregar - Selasa, 10 Februari 2026 14:26 WIB
Jaga Inflasi dan Pangan, Pemprov Sumut Dukung Peluncuran GPIPS Sumatera di Palembang
Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Poppy Marulita Hutagalung, saat temu pers yang difasilitasi Dinas Kominfo Sumut, di Lobby Dekranasda, Lantai 1, Kantor Gubernur Sumut, baru-baru ini. (Foto: Dok. DISKOMINFO SUMUT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan dukungannya terhadap Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sumatera yang dijadwalkan diluncurkan di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (11/2/2026).

Program ini digagas sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas inflasi di seluruh wilayah Sumatera.

Kegiatan GPIPS digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Baca Juga:

Program ini juga dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) yang membahas ketersediaan pasokan pangan selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) sekaligus mengantisipasi risiko curah hujan ekstrem.

Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Poppy Marulita Hutagalung, menyatakan, GPIPS merupakan penyempurnaan dari program sebelumnya, Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

"Program ini lebih terfokus pada penguatan ketersediaan pasokan pangan dari hulu, lebih komprehensif untuk stabilisasi harga, dan menekankan sinergi pusat–daerah dalam mendukung program prioritas pemerintah," ujar Poppy, Selasa (10/2/2026).

Rakor GPIPS 2026 akan membahas tiga isu utama: pemulihan sektor pertanian pascabencana alam, antisipasi risiko curah hujan ekstrem, serta pengendalian inflasi pada periode HBKN.

Program ini mendapat perhatian instansi terkait, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, BULOG, serta pejabat pemerintah daerah se-Sumatera.

Poppy menambahkan, sebagian besar daerah di Sumatera mencatat deflasi bulanan kelompok bahan makanan pada Januari 2026.

Hal ini didorong oleh meningkatnya pasokan cabai dan bawang merah, peningkatan produksi di sentra pertanian, serta kelancaran distribusi pangan.

"Dengan GPIPS, kami berharap implementasi ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Sumatera semakin kuat, mendukung target inflasi nasional 2026 sebesar 2,5% ± 1%," tutup Poppy.*


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tekan Arus Pasien Berobat ke Luar Negeri, Bobby Nasution Dorong Rumah Sakit Sumut Berinovasi dan Tingkatkan Layanan Kesehatan
Jelang Idul Fitri dan Nyepi, Satgas Saber Pangan Polda Bali Pastikan Harga Bapok Masih Stabil
Pemkot Binjai Percepat Digitalisasi Daerah, Kolaborasi dengan Bank Indonesia Sumut
Presiden Prabowo Ajak Pengusaha Ciptakan Lapangan Kerja, Apindo Soroti Tiga Tantangan Bisnis 2026
Update Harga Pangan 10 Februari 2026: Beras, Cabai, hingga Minyak Goreng Lebih Murah Hari Ini!
Stabilkan Ekonomi, Bupati Oloan Dukung Pengendalian Inflasi dan Program 3 Juta Rumah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru