Pernyataan ini disampaikan saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT Victory Ching Luh Indonesia, Kabupaten Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026).
"Kami, khususnya dari Polri, akan terus mendukung program terkait masalah dukungan terhadap kaum buruh terkait hak yang memang harus terus dikawal dan dijaga," ujar Sigit.
Kapolri menekankan bahwa Desk KetenagakerjaanPolri akan memberikan pendampingan optimal, termasuk bagi buruh yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
Sigit berharap layanan ini memberikan kepastian dan solusi bagi masa depan buruh.
"Salah satunya program terkait membuka lapangan pekerjaan, baik formal maupun nonformal, program hilirisasi maupun program lain, yang harapannya ini juga bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat. Dengan adanya lapangan kerja diharapkan menimbulkan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi," kata Sigit.
Selain itu, Sigit mengajak seluruh elemen buruh untuk mendukung program pemerintah agar tercipta hubungan industrial yang harmonis dan meningkatkan iklim investasi di Indonesia.
"Saya selalu mengimbau setiap perjuangan rekan buruh dilaksanakan secara konstruktif. Ikuti aturan, dan tunjukkan ke dunia bahwa Indonesia ramah terhadap investasi dan buruhnya. Buruh yang profesional dan dewasa akan memberikan ruang investasi nyaman bagi investor," ujarnya.
Dalam rangka HUT ke-53 KSPSI, Polri bersama serikat pekerja menggelar berbagai kegiatan sosial, termasuk bakti kesehatan, donor darah, dan renovasi rumah buruh tidak layak huni.
Kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan ke depan sebagai bentuk nyata dukungan Polri terhadap kesejahteraanburuh.
"Hari ini kami bersama KSPSI melaksanakan berbagai kegiatan, ada donor darah, santunan bagi keluarga besar KSPSI yang membutuhkan, dan kegiatan sosial lain selama satu bulan ke depan," pungkas Sigit.*