Opini Ombudsman Jadi Alarm Perbaikan, Bupati Labusel Tegaskan Reformasi Pelayanan Publik
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, mengikuti kegiatan Penyampaian Opini Ombudsman Republik Indonesi
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Deli Serdang memfokuskan program kerja 2026 pada empat pilar utama, mulai dari perluasan akses keuangan digital hingga penguatan sinergi pengendalian inflasi daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, saat membuka Rapat Pleno Penetapan Program Kerja TPAKD 2026 di Aula Cendana, Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa, 24 Februari 2026.
Baca Juga:Menurut Lom Lom, keberhasilan program tidak cukup diukur dari seremonial pelaksanaan kegiatan, melainkan dari dampak konkret yang dirasakan masyarakat.
"Keberhasilan program tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pelajar, kelompok rentan, dan masyarakat berpenghasilan rendah," ujarnya.
Empat Pilar Strategis
Pilar pertama difokuskan pada pembukaan akses keuangan yang terjangkau dan berbasis digital. Strateginya meliputi penguatan literasi pasar modal, pengembangan agen laku pandai syariah, perluasan penggunaan QRIS oleh UMKM, serta digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi daerah.
Pilar kedua menitikberatkan pada peningkatan literasi dan perlindungan masyarakat. Program yang disiapkan antara lain kampanye menabung sejak dini, pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK), peningkatan kepesertaan jaminan sosial, serta edukasi perlindungan konsumen bagi aparatur sipil negara.
Adapun pilar ketiga diarahkan pada optimalisasi manfaat akses keuangan bagi pelajar dan UMKM. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan kepemilikan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) serta pelatihan ekspor guna meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat aspek bankability UMKM.
Sementara itu, pilar keempat menekankan penguatan sinergi lintas tim pembangunan daerah. Program TPAKD akan diselaraskan dengan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Penyelarasan ini diharapkan mendorong akses pembiayaan UMKM dan digitalisasi transaksi berjalan seiring dengan stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menilai, integrasi kebijakan keuangan inklusif dengan pengendalian inflasi dan digitalisasi transaksi menjadi kunci menjaga daya beli sekaligus memperluas akses pembiayaan produktif.
Dengan pendekatan tersebut, TPAKD Deli Serdang menargetkan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, terutama bagi pelaku usaha mikro, pelajar, serta kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.*
Baca Juga:
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, mengikuti kegiatan Penyampaian Opini Ombudsman Republik Indonesi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengingatkan masyarakat agar mewaspadai kemunculan situs web palsu yang mengatasna
NASIONAL
BATAM Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengevaluasi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di PT ASL Shipyard Indo
NASIONAL
KARO Pemerintah Kabupaten Karo memaparkan kebutuhan pembangunan infrastruktur untuk mendukung ketahanan pangan dan pengembangan kawasan p
PEMERINTAHAN
ASAHAN, 23 Februari 2026 Pemerintah Kabupaten Asahan akan melaksanakan Safari Ramadhan 1447 H pada tanggal 24, 25 dan 27 Februari 2026 d
PEMERINTAHAN
BINJAI Pemerintah Kota (Pemko) Binjai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemutakhiran Lahan Baku Sawah (LBS) Parsial Tahun 2026, Selasa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah Aceh mendorong percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana melalui sinergi dengan Badan
NASIONAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Aceh Tahun 2026 di Hotel The Pad
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong penguatan kolaborasi dengan Dewan Pendidikan untuk meningkatkan mutu pendidikan
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan swasembada
NASIONAL