BREAKING NEWS
Rabu, 25 Februari 2026

IHSG Dibuka Menguat 0,92%, Saham Big Caps dan Emiten Emas Jadi Motor Penguatan

Adam - Rabu, 25 Februari 2026 09:29 WIB
IHSG Dibuka Menguat 0,92%, Saham Big Caps dan Emiten Emas Jadi Motor Penguatan
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke 8.357,03 pada perdagangan Rabu (25/2/2026), dengan dukungan kenaikan saham-saham big caps dan emiten pertambangan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,92% atau 76,19 poin hingga pukul 09.02 WIB.

Sejumlah saham papan atas mencatatkan penguatan, antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) naik 2,01% ke Rp7.600, PT Astra International Tbk. (ASII) menguat 1,53% ke Rp6.650, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) bertambah 1,40% ke Rp3.630, serta PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik 1,38% ke Rp7.325 per saham.

Baca Juga:

Saham emiten pertambangan emas juga menjadi perhatian investor.

PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) naik 1,85% ke Rp3.860, sementara PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) menguat 1,80% menuju Rp565 per saham.

Di sisi lain, beberapa saham mencatat apresiasi signifikan sebagai top gainers, seperti PT Armada Berjaya Trans Tbk. (JAYA) melesat 21,67% ke Rp146, dan PT Bank Mega Tbk. (MEGA) naik 19,90% ke Rp6.175 per saham.

Sebaliknya, saham yang mengalami tekanan terbesar ditempati PT Indospring Tbk. (INDS) turun 14,97% ke Rp1.505 dan PT Panca Anugrah Wisesa Tbk. (MGLV) terkoreksi 9,80% menjadi Rp3.680.

Secara teknikal, Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, menilai momentum penguatan IHSG mulai melemah.

"Histogram MACD mulai menunjukkan pelemahan, dan terjadi death cross Stochastic RSI di area overbought. IHSG juga kembali ditutup di bawah level MA5 pada perdagangan sebelumnya," ujarnya.

Valdy memproyeksikan IHSG hari ini akan menguji support di rentang 8.200–8.250, meski rebound di Wall Street diperkirakan dapat mendorong penguatan awal sesi.

Sentimen eksternal turut memengaruhi pergerakan indeks.

Nilai tukar rupiah tercatat Rp16.829 per dolar AS, sejalan dengan penguatan dolar akibat ketidakpastian kebijakan tarif Amerika Serikat dan prospek suku bunga The Fed yang tetap ketat.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Melemah ke Rp16.844/US$ Jelang Pidato Kenegaraan Trump, Investor Waspada
Setelah 4 Hari Naik, Harga Emas Antam Melemah Rp 45 Ribu/Gram Hari Ini
MIFA Siap Kawal SE Wali Kota Medan, Penjualan Daging Nonhalal Ditata Rapi
Rupiah Melemah ke Rp16.828/USD, Didorong Penguatan Dolar AS dan Sentimen Global
IHSG Menguat 0,30% di Awal Perdagangan, Saham Big Cap Kompak Hijau
Kesepakatan ART: Warga Takut Data Pribadi Diserahkan ke AS, Pemerintah Buka Suara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru