Prabowo Beri Rapor “Oke” untuk Pemerintahannya, Klaim Banyak Capaian Nyata untuk Rakyat
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menilai kinerja pemerintahannya selama hampir dua tahun berjalan menunjukkan hasil
NASIONAL
JAKARTA — Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 berada di kisaran 5,5 hingga 5,6 persen.
Target tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi kuartal IV 2025, seiring dengan peningkatan stimulus fiskal menjelang Idulfitri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan dorongan pertumbuhan berasal dari kenaikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) serta Bonus Hari Raya (BHR) untuk pengemudi ojek daring.Baca Juga:
"Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama diharapkan lebih tinggi dari kuartal sebelumnya. Targetnya di kisaran 5,5 sampai 5,6 persen," ujar Airlangga di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026.
Nilai THR ASN tahun ini mencapai Rp 55 triliun atau meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu.
Pemerintah mengalokasikan Rp 22,2 triliun dari APBN untuk 2,4 juta ASN pusat, TNI, dan Polri; Rp 20,2 triliun dari APBD bagi 4,3 juta ASN daerah; serta Rp 12,7 triliun untuk 3,8 juta pensiunan.
Komponen THR dibayarkan penuh, meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan atau kinerja sesuai ketentuan. Pemerintah menegaskan bahwa THR berbeda dengan gaji ke-13.
Untuk sektor swasta, pemerintah mewajibkan perusahaan membayar THR secara penuh dan paling lambat tujuh hari sebelum Idulfitri.
Pekerja dengan masa kerja minimal satu tahun berhak menerima satu bulan upah, sedangkan yang kurang dari satu tahun diberikan secara proporsional.
Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, jumlah pekerja penerima upah tercatat mencapai 26,5 juta orang.
Total THR sektor swasta diperkirakan mencapai Rp 124 triliun, yang diharapkan mendorong konsumsi domestik secara signifikan.
Selain THR, pemerintah juga mendorong konsumsi melalui Bonus Hari Raya bagi pengemudi ojek daring. Tahun ini, BHR diberikan kepada lebih dari 850 ribu mitra dengan total nilai sekitar Rp 220 miliar.
Dua aplikator besar, GoTo dan Grab, menyiapkan dana agregat Rp 100–110 miliar, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Masing-masing akan menyalurkan bonus kepada sekitar 400 ribu mitra. Sementara itu, Maxim dan inDrive juga menyatakan komitmen serupa meski dengan jumlah penerima lebih terbatas.
Pemerintah berharap kombinasi belanja negara dan peningkatan daya beli masyarakat menjelang Lebaran dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.*
(k/dh)
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menilai kinerja pemerintahannya selama hampir dua tahun berjalan menunjukkan hasil
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan penilaian positif terhadap kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melontarkan sejumlah candaan saat menghadiri peluncuran buku berjudul 10 Karya Nyata untuk Negeri Se
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi, terutama terkait pem
NASIONAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya mengajak generasi muda untuk membangun karakter yang kuat dengan menanamkan nila
PEMERINTAHAN
MEDAN Ketua DPD Partai NasDem Kota Medan, Afif Abdillah, angkat bicara mengenai kasus hukum yang menjerat anggota DPRD Medan dari Fraksi
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PSMS Medan mengambil keputusan untuk mencoret empat pemain asing yang sebelumnya mengikuti masa trial bersama tim saat tampil di t
OLAHRAGA
MEDAN Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak meminta jajarannya melakukan pemetaan terhadap sejumlah lokasi yang diduga
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANG LAWAS UTARA Kepolisian Daerah Sumatera Utara resmi mengoperasikan Markas Komando (Mako) Polres Padang Lawas Utara (Paluta) di Tan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke40 Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut (PPAL) diisi dengan kegiatan ziarah dan tabur bunga
NASIONAL