El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah Hari Ini di Jakarta Selatan, Akad Digelar Pagi Ini
JAKARTA Pasangan selebritas El Rumi dan Syifa Hadju resmi melangsungkan pernikahan hari ini, Minggu (26/4/2026), di sebuah hotel mewah k
ENTERTAINMENT
JAKARTA – Pemerintah menetapkan target ambisius: menghapus kemiskinan ekstrem hingga 0 persen pada 2026.
Pernyataan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dalam agenda Peran Pemerintah Daerah dalam Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, di kantor Kemenko PM, Jakarta Pusat, Rabu (4/3/2026).
"Pemerintah telah menetapkan target ambisius dan terukur yaitu kemiskinan ekstrem 0 persen di tahun 2026. Seiring dengan itu, kami optimis dan yakin kemiskinan nasional turun hingga angka maksimal 5 persen pada 2029," ujar Cak Imin.Baca Juga:
Cak Imin menekankan bahwa pengukuran indikator kemiskinan menjadi kunci agar kebijakan pembangunan daerah tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat.
Pengabaian terhadap indikator ini, menurutnya, berisiko membuat anggaran dan program tidak menyentuh kesejahteraan rakyat serta memperlebar ketimpangan sosial.
"Bila kita ingin masyarakat terus naik kelas dan bermartabat, maka pemberdayaan masyarakat adalah kuncinya," katanya.
Ia menambahkan, paradigma pembangunan kini bergeser dari perlindungan sosial semata ke pemberdayaan masyarakat.
Bantuan sosial hanya menjadi bantalan sementara, sedangkan jaminan sosial berfungsi sebagai jaring pengaman.
"Dengan paradigma ini, masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi kita dorong menjadi pelaku pembangunan," ujar Cak Imin.
Kemiskinan ekstrem menurut Badan Pusat Statistik (BPS) adalah kondisi di mana masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar, termasuk makanan, air bersih, sanitasi, kesehatan, tempat tinggal, pendidikan, dan akses informasi.
Seseorang dikategorikan miskin ekstrem jika pengeluarannya di bawah Rp 10.739 per orang per hari atau Rp 322.170 per bulan.
Berdasarkan data BPS per Maret 2025, jumlah penduduk miskin ekstrem di Indonesia mencapai 2,38 juta orang, setara 0,85 persen dari total populasi.
Angka ini turun 400.000 orang dibanding September 2024 dan turun 1,18 juta orang dibanding Maret 2024.
Cak Imin menekankan bahwa keberhasilan pengentasan kemiskinan ekstrem sangat bergantung pada kapasitas kepemimpinan dan komitmen pemerintah daerah, serta integrasi program pemberdayaan yang menyentuh langsung masyarakat.
"Target ini ambisius, tapi dengan strategi yang tepat, sinergi pemerintah pusat dan daerah, serta pemberdayaan masyarakat, kemiskinan ekstrem dapat dihapuskan," ujarnya.*
(km/ad)
JAKARTA Pasangan selebritas El Rumi dan Syifa Hadju resmi melangsungkan pernikahan hari ini, Minggu (26/4/2026), di sebuah hotel mewah k
ENTERTAINMENT
MEUREUDU Dr. Munawar Ibrahim, SKM, MPH resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Mus
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi oleh Secret Service setelah terdengar suara tembakan dalam sebuah acara b
INTERNASIONAL
JAKARTA Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan pengujian lanjutan terhadap
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyebut program Sekolah Rakyat sebagai jembatan emas bagi keluarga miskin d
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya dugaan praktik suap kepada penyelenggara pemilu yang bertujuan untuk memani
POLITIK
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Perd
NASIONAL
JAKARTA Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi secara mendadak dari Gedung Putih saat menghadiri jamuan makan malam pada Sabtu
INTERNASIONAL
JAKARTA Polemik dugaan ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) memasuki babak baru setelah kuasa hukum memastikan Jokowi akan hadir
POLITIK
MEDAN Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Grand Mercure
PEMERINTAHAN