BREAKING NEWS
Kamis, 12 Maret 2026

Kemenkeu Optimistis, Ekonomi RI Tetap Melaju di Tengah Gejolak Global

Adam - Kamis, 12 Maret 2026 18:10 WIB
Kemenkeu Optimistis, Ekonomi RI Tetap Melaju di Tengah Gejolak Global
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu. (Foto: Tangkapan Layar Kementerian Keuangan RI / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga meski terjadi gangguan rantai pasok komoditas akibat penutupan Selat Hormuz di tengah konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Dalam Konferensi Pers APBN KiTA edisi Maret 2026, Febrio menyatakan pemerintah akan menerapkan strategi belanja negara yang merata sepanjang tahun.

"Kami ingin pertumbuhan ekonominya lebih merata di seluruh kuartal, sehingga belanja negaranya juga kami buat merata," ujar dia, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga:

Hingga 28 Februari 2026, realisasi belanja negara tercatat sebesar Rp493,8 triliun atau 12,8 persen dari target, naik 41,9 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.

Penerimaan pajak juga tumbuh 30,4 persen menjadi Rp245,1 triliun, memungkinkan pemerintah mempercepat realisasi belanja untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Febrio menargetkan pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 mencapai 5,5 persen atau lebih, melanjutkan tren kuartal IV 2025 yang sebesar 5,39 persen.

"Momentum pertumbuhan ini diharapkan terus berlanjut sepanjang tahun," katanya.

Selain percepatan belanja, pemerintah juga menebar berbagai stimulus ekonomi menjelang Idul Fitri.

Stimulus mencakup diskon tiket kereta dan angkutan laut 30 persen, penghapusan tarif jasa pelabuhan untuk angkutan penyeberangan, bantuan pangan untuk 35 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) senilai Rp24,7 triliun.

Febrio menekankan, stimulus ini bertujuan mendorong daya beli masyarakat dan pergerakan ekonomi domestik di kuartal I 2026, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia menghadapi gejolak global.*

(mt/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPMPTSP Sumut Perketat Pengawasan 177 Perusahaan untuk Tingkatkan Kepatuhan LKPM
Realisasi Investasi Sumut Tembus Rp58,5 Triliun, Pemprov Target Rp100 Triliun Hingga 2029
Investasi Kota Medan Melejit 200 Persen di Tahun Pertama Kepemimpinan Rico–Zaki, Tembus Rp14,6 Triliun pada 2025
Polemik Tambang Martabe: Operasional PT Agincourt Resources Diduga Masih Berjalan Meski Izin Dikabarkan Dicabut
Rosan Roeslani Buka Suara soal Rencana Negara Ambil Alih Tambang Emas Martabe
Jelang Ramadan, 33,2 Juta KPM Terima Bantuan Beras dan MinyaKita dari Pemerintah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru