BREAKING NEWS
Selasa, 14 April 2026

Utang Proyek Whoosh Beres, Pemerintah Tunggu Pengumuman Resmi Presiden Prabowo

Nurul - Jumat, 13 Maret 2026 15:39 WIB
Utang Proyek Whoosh Beres, Pemerintah Tunggu Pengumuman Resmi Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres/Cahyo)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh telah rampung dan tinggal menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya menegaskan langkah strategis ini dilakukan untuk menyehatkan keuangan PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).

"Rapatnya sudah putus, tapi nanti tinggal Pak Presiden atau pemerintah yang resmi akan mengumumkan. Bukan saya. Tapi itu sudah clear langkah ke depan seperti apa," ujarnya usai sidang debottlenecking, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga:

Meskipun skema restrukturisasi sudah final, Purbaya belum mengungkapkan rincian publik agar menghormati proses pengumuman oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ia menambahkan, "Belum saatnya dibuka ke Anda sekarang, biar yang lebih tinggi yang memaparkan. Pak Prabowo."

Restrukturisasi utang Whoosh menjadi krusial karena merupakan syarat utama sebelum pemerintah memulai ekspansi jalur kereta cepat hingga Surabaya.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan bahwa penyelesaian beban finansial KCJB harus selesai terlebih dahulu sebelum pengembangan jalur lanjutan.

"Mengapa ini penting? Karena sebelum kita mengembangkan roadmap lebih serius untuk memperpanjang atau mengembangkan Jakarta-Surabaya, bahkan bisa saja sampai Banyuwangi, sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata AHY di Gedung Bina Graha, Rabu (11/3/2026).

Dengan rampungnya restrukturisasi utang, pemerintah dapat lebih fokus pada ekspansi jalur kereta cepat, sekaligus memastikan stabilitas keuangan proyek strategis nasional ini.*

(in/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
OJK Restrukturisasi Kredit Nyaris Rp 400 Triliun untuk Korban Bencana Sumatera
KPK Telusuri Status Lahan Kereta Cepat Whoosh di Halim, Diduga Milik TNI AU
Purbaya-Danantara Diskusikan Utang Kereta Cepat, Skema Final Masih Dibahas
Bos KCIC Temui Airlangga, Restrukturisasi Utang Whoosh Diserahkan ke Danantara
Menkeu Purbaya Ingin Ikut Negosiasi Utang Whoosh ke China
Airlangga Hartarto Pastikan Isu Utang Whoosh Masuk Agenda Presiden
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru