BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Umumkan Pembicaraan Damai AS-Iran

Adam - Selasa, 24 Maret 2026 08:26 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Umumkan Pembicaraan Damai AS-Iran
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Laporan tersebut juga mencatatkan bahwa, dengan asumsi aliran minyak di Selat Hormuz tetap terhambat, harga minyak bisa melonjak lebih tinggi lagi.

"Jika aliran minyak melalui Selat Hormuz tetap terhambat hingga 10 April, harga minyak kemungkinan akan terus meningkat," ujar analis Goldman Sachs.

Selat Hormuz sendiri adalah jalur penting yang mengangkut sekitar 20% pasokan minyak global, sehingga gangguan di jalur tersebut dapat memberikan dampak besar bagi pasar energi.

Kenaikan tajam harga minyak ini juga membawa dampak signifikan terhadap pasar investasi global.

Menurut pengamat ekonomi Ibrahim Assuaibi, lonjakan harga minyak Brent kini mulai menggeser minat investor yang sebelumnya lebih banyak berfokus pada emas sebagai aset aman (safe haven).

Menguatnya harga minyak, ditambah dengan ketidakpastian geopolitik, membuat investor mulai berpindah arah dan beralih ke dolar AS sebagai pilihan investasi.

"Di tengah ketidakpastian geopolitik, terutama dengan ketegangan di Timur Tengah, investor mulai melihat minyak sebagai aset yang lebih menarik. Kenaikan harga Brent menjadi pendorong utama rotasi portofolio global," kata Ibrahim.

Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang diperparah oleh pembicaraan AS-Iran, membawa dampak pada pasar energi global.

Fatih Birol, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA), memperingatkan bahwa situasi di Timur Tengah saat ini lebih parah daripada dua guncangan minyak pada 1970-an, dan dampaknya jauh lebih besar jika dibandingkan dengan krisis energi yang dipicu oleh perang Rusia-Ukraina.

Pemerintah-pemerintah di Asia dan Eropa pun tengah berusaha mencari solusi untuk mengatasi gangguan pasokan energi ini.

Salah satu solusi yang dipertimbangkan adalah pelepasan cadangan minyak strategis, yang sebelumnya telah disetujui oleh negara-negara anggota IEA pada Maret lalu.

Namun, dalam jangka panjang, ketidakpastian ini justru bisa menekan lebih jauh kestabilan ekonomi global.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Memori HP Penuh? Coba Matikan Fitur WhatsApp Ini Agar Lebih Lega!
Kerja Tak Henti, Hidup Tak Pasti: Paradoks Working Poor di Indonesia
70.000 Umat Nabi Muhammad SAW Masuk Surga Tanpa Hisab, Apa Saja Sifat yang Mereka Miliki?
Status Tahanan Rumah Gus Yaqut Dibatalkan, KPK Apresiasi Masyarakat
Prabowo Pemimpin Egaliter dalam Sejarah Republik Indonesia
Kurang dari 24 Jam, Pelaku Pencurian dengan Kekerasan yang Menyerang Nenek 80 Tahun di Tanjung Jabung Timur Ditangkap
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru