BREAKING NEWS
Senin, 30 Maret 2026

Indonesia Targetkan E20, Bensin Campuran Etanol dari Jagung hingga Tebu

Nurul - Senin, 30 Maret 2026 12:16 WIB
Indonesia Targetkan E20, Bensin Campuran Etanol dari Jagung hingga Tebu
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026). (Foto: Dok. pustaka.badanpangan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah Indonesia mempercepat pengembangan bahan bakar nabati berbasis etanol sebagai respons terhadap tekanan krisis energi global.

Kebijakan ini difokuskan pada hilirisasi sektor pertanian melalui pemanfaatan komoditas domestik seperti jagung, ubi, dan tebu.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat transisi menuju energi alternatif berbasis sumber daya dalam negeri.

Baca Juga:

Salah satu target utama adalah penerapan bahan bakar E20, yaitu bensin dengan campuran etanol sebesar 20 persen.

"Di tengah kondisi geopolitik yang memanas, kita membutuhkan langkah cepat. Hilirisasi biofuel menjadi bagian penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional," kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (30/3/2026).

Menurut Amran, Indonesia memiliki keunggulan sumber daya alam yang memungkinkan pengembangan bioetanol secara masif. Komoditas seperti jagung, ubi, dan tebu dinilai tersedia luas dan dapat dioptimalkan untuk mendukung produksi energi alternatif.

Ia juga mencontohkan keberhasilan Brasil dalam mengembangkan bahan bakar berbasis etanol, dengan tingkat campuran mencapai E27 hingga E37.

Indonesia, kata dia, menargetkan lompatan langsung ke implementasi E20 sebagai tahap awal menuju kemandirian energi.

"Artinya ke depan kita bisa mandiri energi sekaligus mandiri pangan. Ini langkah strategis jangka panjang," ujarnya.

Pemerintah memandang kebijakan ini tidak hanya sebagai solusi jangka pendek menghadapi krisis energi, tetapi juga sebagai fondasi transformasi ekonomi berbasis hilirisasi yang berkelanjutan.*

(oz/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Musim Debut Gemilang, Veda Ega Pratama Start Posisi Empat di Moto3 Amerika 2026 dan Siap Kejar Podium
Selat Hormuz Ditutup, Waka MPR: RI Punya Alternatif Pasokan Migas
Gunung Tertinggi Amerika Selatan Menjadi Pelajaran: Ego Ditundukkan Demi Nyawa
Indonesia Wajib Impor 1.000 Ton Etanol per Tahun dari AS, Bagaimana Nasib Program E20?
Segitiga Emas Kopi Nusantara: Keunggulan Kopi Sidikalang yang Bikin Ketagihan
Pertamina Siap Bangun Ekosistem Bioetanol, Target E10 Tingkatkan Penghematan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru