Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
JAKARTA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) pada perdagangan Senin ini (6/4/2026) tercatat mengalami penurunan.
Emas Logam Mulia Antam dijual dengan harga Rp 2.831.000 per gram, melemah Rp 26.000 dibandingkan posisi hari sebelumnya.
Di sisi lain, harga pembelian kembali (buyback) juga tercatat turun, menjadi Rp 2.550.000 per gram, berkurang Rp 27.000 dari hari sebelumnya.Baca Juga:
Penurunan harga emas ini sejalan dengan tren melemahnya harga emas dunia, yang tercatat di pasar spot pada level US$ 4.637,5 per troy ons, atau turun 0,85% dibandingkan penutupan perdagangan sebelum libur Jumat Agung.
Menurut analisis pasar, penurunan harga emas dunia dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk ketegangan geopolitik yang meningkat, terutama terkait dengan ancaman Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap Iran terkait dengan pembukaan Selat Hormuz.
Ancaman ini memicu lonjakan harga minyak dunia, dengan harga minyak Brent yang tercatat naik 1,57% ke level US$ 110,75 per barel pada pagi ini.
Kenaikan harga minyak ini, ditambah dengan ketegangan di Timur Tengah, menciptakan ketidakpastian yang berdampak langsung pada pasar keuangan global.
Bagi emas, yang merupakan aset non-yielding (tidak memberikan imbal hasil), meningkatnya harga minyak dan ketegangan geopolitik membuat investor lebih memilih aset yang memberikan imbal hasil, seperti obligasi dan saham.
Ini mengurangi daya tarik emas sebagai instrumen investasi.
Daftar Lengkap Harga Emas Logam Mulia Antam 6 April 2026:
0,5 gr: Rp 1.465.500
1 gr: Rp 2.831.000
2 gr: Rp 5.602.000
3 gr: Rp 8.378.000
5 gr: Rp 13.930.000
10 gr: Rp 27.805.000
25 gr: Rp 69.387.000
50 gr: Rp 138.695.000
100 gr: Rp 277.312.000
250 gr: Rp 693.015.000
500 gr: Rp 1.385.820.000
1.000 gr: Rp 2.771.600.000
Kenaikan harga energi, seperti minyak, dapat berisiko memperburuk inflasi global, memaksa bank sentral di berbagai negara, termasuk Federal Reserve AS, untuk lebih berhati-hati dalam menurunkan suku bunga acuan.
Dengan begitu, emas sebagai aset yang tidak memberikan bunga atau imbal hasil akan semakin kurang menarik bagi para investor yang mencari keuntungan lebih tinggi dari instrumen investasi lainnya.
Bahkan, beberapa analis memperkirakan jika ketegangan di Timur Tengah berlanjut dan harga minyak tetap tinggi, emas mungkin akan tetap tertekan di zona merah.
Situasi ini membuat pasar emas cenderung mengalami koreksi dalam dua hari perdagangan berturut-turut.*
(bb/ad)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL