BREAKING NEWS
Senin, 06 April 2026

Jusuf Kalla Usulkan Kenaikan Harga BBM untuk Redam Defisit Anggaran dan Utang Pemerintah

Adelia Syafitri - Senin, 06 April 2026 10:17 WIB
Jusuf Kalla Usulkan Kenaikan Harga BBM untuk Redam Defisit Anggaran dan Utang Pemerintah
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), dalam wawancara eksklusif di kediamannya di Jakarta Selatan pada Minggu (5/4/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung


JK juga memberikan contoh bahwa kenaikan harga BBM dapat mengurangi konsumsi energi, yang pada gilirannya akan berdampak positif pada penghematan energi nasional.

"Jika harga naik, orang akan mengurangi pemakaian BBM. Itu lebih efektif daripada kebijakan lainnya yang hanya mengandalkan WFH," imbuhnya.

Sebagai contoh, JK menyinggung kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) yang diterapkan pemerintah selama pandemi.

Meskipun WFH berkontribusi pada penghematan BBM, JK menganggapnya memiliki efek samping yang signifikan terhadap produktivitas ekonomi.

"WFH memang menghemat BBM, tapi efeknya adalah produktivitas menurun. Layanan publik terganggu, dan sektor bisnis terhambat. Itu biaya yang besar bagi negara," ujar JK.

Menurut JK, solusi yang lebih efektif adalah menaikkan harga BBM, yang secara alami akan menekan konsumsi energi dan mendorong masyarakat untuk lebih efisien dalam penggunaan bahan bakar.

"Seperti yang kita lakukan di tahun 2005 dan 2006, cara paling efektif adalah menaikkan harga BBM. Dengan begitu, konsumsi BBM akan berkurang dengan sendirinya," tambah JK.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini, meskipun dapat menimbulkan ketidaknyamanan di awal, pada akhirnya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kestabilan ekonomi Indonesia.

Usulan Jusuf Kalla mengenai kenaikan harga BBM menyoroti pentingnya kebijakan fiskal yang hati-hati untuk menjaga keseimbangan anggaran negara.

Meskipun terdapat potensi protes, penjelasan yang transparan kepada publik dan langkah-langkah yang tepat dalam mengurangi subsidi dapat membantu negara menghindari krisis ekonomi yang lebih besar di masa depan.*


(tm/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Terima Tudingan Rismon Sianipar, Jusuf Kalla Siap Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Soal Isu Ijazah Palsu Jokowi
Dapatkan Modal Usaha hingga Rp500 Juta! KUR BNI 2026 Tawarkan Cicilan Fleksibel untuk UMKM
IHSG Tertekan 1% di Awal Pekan, Saham DSSA dan DATA Anjlok Drastis!
Harga Emas Antam Turun Rp 26.000, Kini Rp 2,83 Juta per Gram
Rupiah Tertahan di Level Rp17.000/US$, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi Indonesia?
Di Atas Bahu Jalan, di Bawah Bayang-Bayang Pembiaran: Jejak Usaha Potong Ayam di Talawi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru