BREAKING NEWS
Selasa, 07 April 2026

DPR: BBM Subsidi Aman hingga 2026, Jangan Disalahgunakan!

Nurul - Selasa, 07 April 2026 15:47 WIB
DPR: BBM Subsidi Aman hingga 2026, Jangan Disalahgunakan!
Suasana di SPBU Berjalan Normal Tanoa Ada Antrian Panjang (Foto: pertamina)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menyambut kebijakan pemerintah yang memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan naik hingga akhir 2026.

Ia menilai kepastian tersebut penting untuk menjaga stabilitas ekonomi, namun menekankan penggunaan subsidi harus tepat sasaran.

"Subsidi harus digunakan secara bijak dan tepat sasaran. Ini adalah instrumen perlindungan sosial, bukan untuk disalahgunakan," kata Nurdin, Selasa, 7 April 2026.

Baca Juga:

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan harga BBM subsidi, seperti Pertalite dan solar, tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun.

Pemerintah juga menyiapkan bantalan fiskal melalui sisa anggaran lebih (SAL) untuk mengantisipasi lonjakan harga minyak dunia.

Menurut Nurdin, stabilitas harga energi memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menyusun perencanaan bisnis secara lebih terukur di tengah ketidakpastian global. Kebijakan ini juga dinilai mampu menjaga efisiensi biaya logistik dan produksi.

Ia menambahkan, dampak positif tidak hanya dirasakan industri besar, tetapi juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang rentan terhadap fluktuasi biaya.

"Dengan harga energi yang stabil, tekanan biaya dapat ditekan sehingga pelaku usaha memiliki ruang menjaga keberlangsungan operasional," ujarnya.

Namun demikian, Nurdin mengingatkan pentingnya pengawasan distribusi BBM subsidi agar tidak terjadi penyimpangan.

Tanpa pengawasan yang ketat, beban fiskal negara berpotensi meningkat dan mengurangi ruang kebijakan pemerintah ke depan.

Pemerintah sebelumnya memperkirakan harga minyak dunia tidak akan bertahan di atas 100 dolar AS per barel dalam jangka panjang.

Dengan asumsi tersebut, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai masih mampu menopang kebutuhan subsidi energi hingga akhir tahun.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kejati Sumut Tunjuk Herlangga Wisnu Murdianto Jadi Plh Kajari Karo Gantikan Danke Rajagukguk
Rupiah Melemah ke Rp17.072/US$, Harga Minyak dan Risiko Konflik Iran Tekan Pasar Asia
UMKM Wajib Tahu! Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Hingga Rp100 Juta, Cicilan Mulai Rp2,1 Juta per Bulan
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Hadiri RUPS Tahunan Bank Sumut 2025, Gubernur Bobby Nasution Dorong Bank Naik Kelas Menjadi Bank Menengah
Said Abdullah: Penerima LPG 3 Kg Harus Diverifikasi Sidik Jari atau Retina
Kemensos Mau Ganti Kendaraan BBM ke Listrik, Anggaran Aman?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru