BREAKING NEWS
Sabtu, 25 April 2026

Rupiah Sempat Melemah, Purbaya: Ekonomi RI Masih Kuat Dibanding Negara Lain

Adelia Syafitri - Jumat, 24 April 2026 19:21 WIB
Rupiah Sempat Melemah, Purbaya: Ekonomi RI Masih Kuat Dibanding Negara Lain
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tidak mencerminkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang sedang memburuk.

Menurutnya, perekonomian domestik Indonesia masih relatif kuat dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia.

"Tapi untuk saya sih ini (pelemahan rupiah) bukan tanda pemburukan atau dipicu oleh memburuknya ekonomi domestik. Dibanding negara lain, kita masih kuat. Bahkan dibanding Malaysia, Thailand dan lain-lain masih kuat," kata Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga:

Ia menjelaskan, pergerakan rupiah lebih banyak dipengaruhi faktor global serta ekspektasi pasar yang berkembang di tengah dinamika ekonomi dunia.

Dari sisi pemerintah, Kementerian Keuangan akan terus berupaya meredam gangguan atau "noise" yang dapat memicu persepsi negatif terhadap ekonomi nasional.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat sistem perpajakan dan menutup potensi kebocoran penerimaan negara agar kebijakan fiskal berjalan lebih efektif.

Selain itu, sejumlah kebijakan yang sebelumnya memunculkan polemik juga telah disesuaikan untuk mengurangi ketidakpastian di pasar keuangan.

Purbaya juga menekankan pentingnya pengelolaan ekspektasi publik dan pelaku pasar agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap kondisi ekonomi Indonesia.

"Yang jelas adalah fondasi ekonomi kita tidak berubah. Bahkan akan semakin cepat karena kita akan semakin serius memperbaiki kendala-kendala di perekonomian," ujarnya.

Ia menambahkan, sentimen negatif yang beredar di pasar dapat mempengaruhi persepsi terhadap rupiah, meskipun kondisi fundamental ekonomi tetap stabil.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari ini tercatat menguat 57 poin atau 0,33 persen menjadi Rp17.229 per dolar AS dari posisi sebelumnya di Rp17.286 per dolar AS.*

(an/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PM Malaysia Anwar Ibrahim Pertimbangkan Pemotongan Gaji Menteri Jika Krisis Timur Tengah Memburuk
Program Belanja Nasional Melejit Rp184 Triliun, Pemerintah Klaim Daya Beli Masyarakat Menguat
Ngeri! Tawuran di Belawan Meluas, Rumah Warga Dirusak dan Dijarah
Bahlil Imbau Masyarakat Hemat Pakai Elpiji: “Jangan Boros, Gunakan Secara Bijak”
Prabowo Tekankan Hilirisasi dan Pengelolaan SDA untuk Kepentingan Negara
Bank Indonesia Siapkan Langkah Antisipasi Gejolak Pasar Global Jelang Lebaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru