BREAKING NEWS
Sabtu, 18 April 2026

PM Malaysia Anwar Ibrahim Pertimbangkan Pemotongan Gaji Menteri Jika Krisis Timur Tengah Memburuk

Adelia Syafitri - Sabtu, 18 April 2026 08:50 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim Pertimbangkan Pemotongan Gaji Menteri Jika Krisis Timur Tengah Memburuk
PM Malaysia Anwar Ibrahim. (Foto: AP/Kantor Perdana Menteri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KUALA LUMPURPerdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan pemerintah mempertimbangkan langkah pemotongan gaji menteri apabila krisis di Timur Tengah semakin memburuk dan berdampak pada ekonomi global. Kebijakan tersebut disebut sebagai opsi antisipasi terhadap potensi tekanan fiskal negara.

Anwar mengatakan, meski kondisi saat ini masih terkendali, pemerintah tetap harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dari dampak konflik geopolitik, termasuk ketidakstabilan harga energi.

"Yang penting adalah mereka melayani dengan baik," kata Anwar, dikutip dari The Star, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga:

Ia menambahkan, sebagai perdana menteri yang juga merangkap menteri keuangan, dirinya tidak mempermasalahkan jika gajinya dipotong atau bahkan tidak dibayarkan. Namun ia menekankan bahwa kesejahteraan anggota kabinet tetap perlu diperhatikan selama mereka bekerja dengan baik.

"Bagi saya, tidak masalah jika tidak menerima gaji. Tapi gaji itu adalah hak mereka selama mereka berkinerja baik," ujarnya.

Anwar menegaskan, pemotongan gaji pejabat bisa saja dilakukan apabila kondisi ekonomi negara memburuk secara signifikan.

"Jika situasi ekonomi menjadi memburuk, hal itu dapat dipertimbangkan," katanya.

Sebelumnya, Malaysia diketahui tetap mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi RON 95 di level 1,99 ringgit atau sekitar Rp8.500 meski tekanan pasar energi global meningkat akibat konflik Timur Tengah.*

(in/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bahlil Pastikan Stok BBM dan LPG Aman, Tak Ada Kenaikan Harga: Sampai Selamanya
MTI Usul Transportasi Umum Gratis untuk Tekan Konsumsi BBM
Rusia Siap Pasok BBM dan LPG ke RI, ESDM: Skema Kerja Sama Masih Dibahas Tim Teknis
Regulasi Kendaraan Listrik Indonesia Perlu Dibenahi, Pengamat Soroti Insentif EV agar Tepat Sasaran
Sekjen Golkar: Prabowo dan Bahlil “Banting Tulang” Jaga Indonesia dari Ancaman Krisis Energi
Banggar DPR Sebut APBN Masih Kuat, Harga BBM Tak Perlu Naik di Tengah Krisis Global
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru