Prabowo Mulai Blok Masela Besok, Proyek Migas yang Mangkrak 26 Tahun Akhirnya Bergerak
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Lapangan Abadi Blok Masela p
NASIONAL
JAKARTA – Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mendorong pemerintah menghadirkan regulasi yang lebih komprehensif dalam pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Langkah ini dinilai penting di tengah tekanan harga energi global serta upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM).
Agus menyebut insentif kendaraan listrik masih diperlukan sebagai langkah strategis. Dari sisi operasional, kendaraan listrik dinilai jauh lebih efisien dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.
"Insentif kendaraan listrik tetap penting. Dari sisi operasional, kendaraan listrik menawarkan efisiensi biaya yang signifikan," ujar Agus dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).Baca Juga:
Ia menjelaskan, biaya energi untuk kendaraan listrik hanya berkisar ratusan ribu rupiah per bulan. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak yang bisa mencapai jutaan rupiah per bulan.
Di sisi lain, Agus juga menyoroti peningkatan subsidi energi dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2020, subsidi energi tercatat sebesar Rp95,7 triliun dan terus meningkat hingga mencapai Rp159,6 triliun pada 2023.
Pada 2024, angkanya kembali naik menjadi Rp203,4 triliun. Bahkan pada 2025, total subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp394,3 triliun, sementara RAPBN 2026 mengalokasikan sebesar Rp210,06 triliun.
Menurut Agus, keunggulan biaya tersebut membuat kendaraan listrik semakin menarik, baik bagi masyarakat maupun negara. Selain itu, kemudahan pengisian daya di rumah juga menjadi nilai tambah.
Meski demikian, ia mengingatkan kebijakan transisi energi tidak boleh dilakukan secara parsial. Pemerintah diminta menyempurnakan skema insentif agar lebih tepat sasaran.
Salah satu opsi yang diusulkan adalah mengaitkan pembelian kendaraan listrik dengan mekanisme tukar tambah (trade-in) kendaraan lama berbahan bakar minyak.
"Tujuannya agar transisi energi tidak sekadar menambah jumlah kendaraan, tetapi benar-benar mampu mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil," tutupnya.*
(in/dh)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek Lapangan Abadi Blok Masela p
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih untuk menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepr
NASIONAL
BANDA ACEH Seorang wanita berinisial NA (29), warga Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, ditemukan meninggal dunia d
PERISTIWA
BINJAI Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Gerindra, Ronggur Simorangkir, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Badan Narkotika Na
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperkuat transformasi digital dengan menggandeng PT Artajasa Pembayaran Elektronis
EKONOMI
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai menjalin audiensi dengan Badan Amil Zakat Nasion
NASIONAL
MEDAN HiLo Strong Fest 2026 kembali digelar di Kota Medan sebagai bagian dari rangkaian festival olahraga yang berlangsung di 14 kota di
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan bahwa skema penggajian pegawai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
EKONOMI
MEDAN Putusan terhadap anak berinisial AL (12), pelaku pembunuhan terhadap ibu kandungnya di Kota Medan, Sumatera Utara, telah berkekuat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menyoroti mentalitas kerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai masih
NASIONAL