Kasus Don Ritto Segera Dilimpahkan ke Kejagung, Penyidik Polri Bawa Sejumlah Barang
JAKARTA Tim penyidik Polri mendatangi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelang pelimpahan perkara dugaan korupsi yang menjerat Don Ri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio mendorong pemerintah menghadirkan regulasi yang lebih komprehensif dalam pengembangan kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Langkah ini dinilai penting di tengah tekanan harga energi global serta upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM).
Agus menyebut insentif kendaraan listrik masih diperlukan sebagai langkah strategis. Dari sisi operasional, kendaraan listrik dinilai jauh lebih efisien dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.
"Insentif kendaraan listrik tetap penting. Dari sisi operasional, kendaraan listrik menawarkan efisiensi biaya yang signifikan," ujar Agus dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).Baca Juga:
Ia menjelaskan, biaya energi untuk kendaraan listrik hanya berkisar ratusan ribu rupiah per bulan. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak yang bisa mencapai jutaan rupiah per bulan.
Di sisi lain, Agus juga menyoroti peningkatan subsidi energi dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2020, subsidi energi tercatat sebesar Rp95,7 triliun dan terus meningkat hingga mencapai Rp159,6 triliun pada 2023.
Pada 2024, angkanya kembali naik menjadi Rp203,4 triliun. Bahkan pada 2025, total subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp394,3 triliun, sementara RAPBN 2026 mengalokasikan sebesar Rp210,06 triliun.
Menurut Agus, keunggulan biaya tersebut membuat kendaraan listrik semakin menarik, baik bagi masyarakat maupun negara. Selain itu, kemudahan pengisian daya di rumah juga menjadi nilai tambah.
Meski demikian, ia mengingatkan kebijakan transisi energi tidak boleh dilakukan secara parsial. Pemerintah diminta menyempurnakan skema insentif agar lebih tepat sasaran.
Salah satu opsi yang diusulkan adalah mengaitkan pembelian kendaraan listrik dengan mekanisme tukar tambah (trade-in) kendaraan lama berbahan bakar minyak.
"Tujuannya agar transisi energi tidak sekadar menambah jumlah kendaraan, tetapi benar-benar mampu mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil," tutupnya.*
(in/dh)
JAKARTA Tim penyidik Polri mendatangi Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelang pelimpahan perkara dugaan korupsi yang menjerat Don Ri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Araf
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dilibatkan sebagai mitra pemerintah dalam penyaluran berbagai program ekonomi d
EKONOMI
JAKARTA Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta akan menggelar sidang perdana banding perkara korupsi dengan terdakwa mantan Menteri Pendidik
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV/PalmCo beserta ja
EKONOMI
JAKARTA Komisi XII DPR bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta PT Pertamina Patra Niaga membahas persoalan an
NASIONAL
MEDAN PT Pertamina Patra Niaga memperkuat langkah percepatan pemulihan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumatera Utara (Sumut) set
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi CEO Inpex Corporation Takayuki Ueda yang menggunakan bahasa Indonesia saat memberikan sa
NASIONAL
MEDAN Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat terjadi di se
EKONOMI
NIAS BARAT Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akan meningkatkan fasilitas sebanyak 20 puskesmas menjadi puskesmas rawat
KESEHATAN