BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

KPK Sebut Ada “Label Harga” Jabatan, Kepala Sekolah hingga Camat Diduga Jadi Sasaran Pemerasan Bupati Tulungagung

Nurul - Selasa, 14 April 2026 21:48 WIB
KPK Sebut Ada “Label Harga” Jabatan, Kepala Sekolah hingga Camat Diduga Jadi Sasaran Pemerasan Bupati Tulungagung
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo resmi jadi tersangka setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu (11 April 2026). (foto: Ashar/SinPo.id)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.

Selain kepala dinas, Gatut diduga juga memeras kepala sekolah dan camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, praktik pemerasan tersebut tidak hanya menyasar pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), tetapi juga merambah sektor pendidikan dan kecamatan.

Baca Juga:

"Ada dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh bupati kepada pihak-pihak di sekolah dan pihak-pihak di kecamatan," kata Budi di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, 14 April 2026.

Budi menyebut dalam praktiknya terdapat "label harga" untuk jabatan tertentu, termasuk posisi kepala sekolah dan camat.

Namun, ia tidak merinci lebih jauh besaran maupun mekanisme dugaan setoran tersebut.

"Artinya, ada label harga untuk jabatan-jabatan kepala sekolah maupun camat," ujarnya.

KPK menyatakan penyidik masih terus mendalami aliran dugaan pemerasan tersebut.

Lembaga antirasuah itu juga meminta dukungan masyarakat untuk mengungkap secara menyeluruh praktik yang terjadi di lingkungan Pemkab Tulungagung.

"Ini yang terus akan kami dalami dan telusuri, sehingga kami sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat dalam proses penyidikan perkara ini," kata Budi.

Sebelumnya, KPK menetapkan Gatut Sunu Wibowo sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan terhadap 16 kepala OPD.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 10 April 2026, KPK mengamankan 18 orang, sebelum membawa 13 di antaranya ke Jakarta, termasuk Bupati Gatut dan seorang anggota DPRD Tulungagung yang juga merupakan adiknya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Sekjen Golkar: Prabowo dan Bahlil “Banting Tulang” Jaga Indonesia dari Ancaman Krisis Energi
Halal Bihalal Karang Taruna, Bupati Labuhanbatu Selatan Ajak Pemuda Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah
Wakil Bupati Deli Serdang Lantik 120 ASN, Tekankan Integritas dan Kinerja Nyata
Ubah Sampah Jadi Listrik, Pemko Medan Siapkan 14,44 Hektare Lahan untuk Proyek PSEL
Jaksa Tak Ajukan Banding, Putusan Bebas Amsal Sitepu Inkrah
Bobby Nasution Tinjau Lokasi Banjir di Tapteng, Pemerintah Ambil Langkah Besar Ini
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru