BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Gubernur NTT Jalan Kaki 1,5 Km ke Kantor Tanpa Pengawalan dan Mobil Dinas, Ini Alasannya

gusWedha - Selasa, 14 April 2026 22:07 WIB
Gubernur NTT Jalan Kaki 1,5 Km ke Kantor Tanpa Pengawalan dan Mobil Dinas, Ini Alasannya
Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, berjalan kaki tanpa pengawalan ketat saat menuju Kantor Gubernur di Jalan El Tari, Kupang, Selasa (14/4/2026). (foto: @melkilakalena.official/tt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memilih berjalan kaki dari Rumah Jabatan menuju Kantor Gubernur NTT di Jalan El Tari, Oebobo, Kupang, Selasa siang, 14 April 2026.

Aksi ini dilakukan tanpa kendaraan dinas maupun pengawalan ketat.

Dengan mengenakan kemeja dinas sederhana, Melki menempuh jarak sekitar 1 hingga 1,5 kilometer di bawah terik matahari.

Baca Juga:

Sepanjang perjalanan, ia tampak beberapa kali tersenyum, mengamati lalu lintas, dan menyapa warga yang terkejut melihat orang nomor satu di NTT berjalan kaki di pinggir jalan.

Melki, yang akrab disapa Melki, menyebut aktivitas tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari kebiasaan menjaga kebugaran di tengah padatnya agenda pemerintahan.

"Kalau bisa dilakukan dua sampai tiga kali dalam seminggu, ini bagus untuk kesehatan," ujarnya di sela perjalanan.

Ia menambahkan, olahraga tidak harus menunggu waktu khusus atau kondisi ideal.

"Olahraga tetap penting, meskipun dilakukan di siang hari," kata dia.

Aksi berjalan kaki ini kemudian mendapat perhatian publik, terutama karena dilakukan di tengah situasi efisiensi anggaran dan dorongan penghematan energi.

Pemerintah Provinsi NTT sebelumnya juga menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara setiap Jumat sejak 10 April 2026 sebagai upaya menekan konsumsi bahan bakar minyak.

Menurut Melki, kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki dapat menjadi contoh bahwa pejabat publik tidak selalu harus bergantung pada fasilitas negara dalam setiap aktivitasnya.

"Dengan berjalan kaki, kita juga bisa memberikan contoh bahwa seorang pemimpin tidak selalu harus bergantung pada fasilitas negara," ujarnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wakil Bupati Deli Serdang Lantik 120 ASN, Tekankan Integritas dan Kinerja Nyata
BGN Tegaskan Motor Listrik MBG Masuk Perencanaan, Kemenkeu Akui Pernah Menolak
Pemerintah Ungkap Hasil WFA ASN: Produktivitas Stabil, Layanan Publik Tetap Normal
BGN Bantah Isu Pengadaan Rp4 Triliun: Tidak Benar
Ramai Isu Pengadaan Kaos Kaki, Kepala BGN Buka Suara
Rotasi Besar di Kejaksaan Agung! Muhibuddin Ambil Alih Kajati Sumut, Harli Siregar Bergeser ke Pengawasan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru