Dino Patti Djalal Ungkap SBY Tak Pernah Tergoda Perpanjang Kekuasaan Selama Dua Periode Jabatannya
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI sekaligus pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, mengungka
POLITIK
JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI sekaligus pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, mengungkapkan kisah di balik kepemimpinan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang disebut tetap berpegang pada prinsip pembatasan kekuasaan selama dua periode jabatannya.
Dino menyebut salah satu pencapaian penting SBY adalah sikapnya yang tidak tergoda untuk memperpanjang masa jabatan atau mengubah aturan konstitusi demi mempertahankan kekuasaan.
Baca Juga:"Yang terpenting Pak SBY saat beliau mau selesai dari pemerintahan, beliau bilang ke saya, 'Din, satu hal yang saya bangga setelah 10 tahun, I was never ever tempted to expand my power,'" ujar Dino dalam diskusi FPCI di Hotel St. Regis, Jakarta, Selasa, 14 April 2026.
Menurut Dino, godaan untuk memperluas kekuasaan merupakan fenomena yang kerap terjadi di berbagai negara.
Ia menyebut sejumlah pemimpin dunia bahkan mengubah konstitusi demi memperpanjang masa jabatan.
"The temptation is so strong and a lot of people got away with it," kata Dino.
Ia menilai keteguhan SBY untuk tidak mengikuti tren tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia.
Lebih lanjut, Dino mengungkap bahwa SBY memiliki pandangan kuat mengenai pentingnya membangun sistem pemerintahan yang tidak bergantung pada figur individu.
"Kalau Soekarno jatuh, sistem jatuh. Soeharto jatuh, sistem jatuh. Kita tidak bisa seperti itu. Kita harus punya pemerintahan berbasis institusi dan sistem," kata Dino menirukan pandangan SBY.
Menurutnya, kesadaran tersebut menunjukkan upaya SBY membangun fondasi demokrasi yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Dino juga menekankan bahwa sejarah akan menjadi penilai akhir terhadap seorang pemimpin.
JAKARTA Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI sekaligus pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal, mengungka
POLITIK
PADANG LAWAS Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Padang Lawas menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkoti
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengingatkan pekerja di Indonesia untuk bersiap menghadapi percepatan perubahan teknologi, ter
NASIONAL
KUPANG Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena memilih berjalan kaki dari Rumah Jabatan menuju Kantor Gubernur NT
PEMERINTAHAN
MEDAN Mantan sopir hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamozaro Waruwu, mengakui telah mencuri emas milik atasannya sekaligus membakar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menjerat Bupati Tulungagun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyatakan pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto tengah bekerja keras
EKONOMI
LABUSEL Bupati Labuhanbatu Selatan Fery Sahputra Simatupang menghadiri kegiatan Halal Bihalal sekaligus dialog interaktif bersama Karang
PEMERINTAHAN
SOLO Pengadilan Negeri Solo, Jawa Tengah, menolak gugatan citizen lawsuit (CLS) terkait ijazah mantan Presiden ke7 Joko Widodo. Majelis
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Xiaomi mengonfirmasi peluncuran ponsel flagship terbarunya, Redmi K90 Max, yang dijadwalkan hadir pada akhir April 2026. Menjela
SAINS DAN TEKNOLOGI