JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah mengalami tekanan dan bergerak melemah dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap optimistis IHSG berpotensi menembus level 10.000 pada tahun ini.
Purbaya menegaskan keyakinannya tersebut didukung oleh fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai masih kuat dan stabil di tengah gejolak pasar.
"Bisa lah, ini kan masih gonjang-ganjing. Kalau ekonominya fundamentalnya bagus, nanti naik cepat," kata Purbaya di Gedung BPKP Kementerian Keuangan, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini berfokus menjaga stabilitas perekonomian nasional, yang menurutnya akan berdampak langsung terhadap pergerakan pasar modal.
"Makanya fokus saya adalah jaga itu, bukan jaga IHSG. Karena IHSG akan adjust otomatis ke fundamental ekonominya," ujarnya.
Sementara itu, IHSG pada perdagangan hari ini tercatat melemah cukup dalam. Berdasarkan data RTI Business, IHSG ditutup di level 7.129,4 atau turun 3,38 persen.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di kisaran 7.115 hingga 7.383 dengan volume transaksi mencapai puluhan miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, mayoritas tercatat melemah.
Secara mingguan maupun bulanan, IHSG juga masih berada dalam tren pelemahan, meski tekanan di pasar dinilai masih dipengaruhi sentimen global dan volatilitas jangka pendek.*
(d/dh)
Editor
: Dharma
IHSG Melemah, Purbaya Tetap Pede Tembus 10.000 Tahun Ini