BREAKING NEWS
Minggu, 26 April 2026

Legislator Dorong Penguatan Investor Domestik untuk Kurangi Ketergantungan Modal Asing

Dharma - Minggu, 26 April 2026 07:07 WIB
Legislator Dorong Penguatan Investor Domestik untuk Kurangi Ketergantungan Modal Asing
Anggota Komisi XI DPR RI Erik Hermawan. (Foto: ANTARA/HO-Humas DPR RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Erik Hermawan mendorong penguatan investor domestik sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap modal asing sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Menurut Erik, penguatan investor dalam negeri dibutuhkan agar volatilitas nilai tukar dapat ditekan secara lebih berkelanjutan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Sehingga volatilitas nilai tukar dapat ditekan secara lebih berkelanjutan," kata Erik dalam keterangan tertulis, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga:

Ia menjelaskan, pergerakan rupiah kerap dipengaruhi kondisi global, terutama arus modal keluar (capital outflow) serta meningkatnya minat investor terhadap aset berbasis dolar Amerika Serikat.

Situasi tersebut, lanjutnya, menunjukkan bahwa tekanan global masih menjadi faktor utama yang memengaruhi mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Meski demikian, Erik menilai fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih tergolong kuat dengan inflasi yang terkendali, pertumbuhan ekonomi stabil, serta cadangan devisa yang memadai untuk menjaga stabilitas jangka pendek.

"Namun, kekuatan tersebut belum cukup untuk menahan tekanan dari global financial cycle yang dipicu ketidakpastian geopolitik dan kebijakan moneter negara maju," ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah, termasuk melalui optimalisasi instrumen moneter, penguatan koordinasi fiskal, serta komunikasi kebijakan yang kredibel.

Lebih lanjut, Erik menyebut kondisi ini harus menjadi momentum untuk mempercepat transformasi ekonomi nasional, khususnya dalam memperkuat daya saing ekspor dan industri dalam negeri.

"Dengan fondasi ekonomi yang lebih kokoh, Indonesia diharapkan mampu menghadapi gejolak global dengan lebih resilien serta menjaga stabilitas nilai tukar secara berkelanjutan," pungkasnya.*

(mt/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru