JAKARTA — Pemerintah membuka rekrutmen besar-besaran untuk 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Posisi ini menjadi salah satu program strategis dalam penguatan ekonomi desa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satgas Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyebut proses seleksi dilakukan secara terbuka dan tanpa pungutan biaya.
Rekrutmen terbuka bagi lulusan D3, D4, hingga S1 dari semua jurusan dengan usia maksimal 35 tahun.
Pendaftaran tahap awal berlangsung hingga 24 April 2026 melalui laman resmi https://phtc.panselnas.go.id.
Seleksi dilakukan bertahap mulai dari administrasi hingga kompetensi, dengan pengumuman akhir dijadwalkan pada pertengahan Juni 2026.
Meski proses rekrutmen sudah berjalan, pemerintah belum menetapkan besaran gaji secara resmi.
Namun, pemerintah memberikan gambaran bahwa penghasilan manajer Kopdes akan disesuaikan dengan latar belakang pendidikan serta lokasi penempatan.
Gaji manajer diperkirakan berada sedikit di atas upah minimum regional (UMR) masing-masing daerah.
Sementara itu, posisi non-manajerial seperti kasir, sopir, dan petugas keamanan diproyeksikan menerima gaji setara UMR.
Sebagai perbandingan, UMR tertinggi saat ini berada di Kota Bekasi sebesar Rp5,69 juta, sedangkan yang terendah di Kabupaten Banjarnegara sekitar Rp2,17 juta.
Artinya, besaran gaji di Kopdes Merah Putih akan sangat bergantung pada wilayah kerja masing-masing, mengikuti standar biaya hidup dan ketentuan upah daerah.