Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menilai kondisi politik dan tata kelola negara saat ini seperti gerakan "poco-poco".
Pernyataan itu ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam pengukuhan gelar Profesor Emeritus Arief Hidayat di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu, 2 Mei 2026.
"Saya lihat ini kok negara makin hari saya bilang kayak poco-poco," ujar Megawati.
Baca Juga:
Ketua Umum PDI Perjuangan itu menyinggung situasi pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang hingga kini belum selesai dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Ia juga menyoroti wacana pengambilalihan pembahasan RUU tersebut oleh pemerintah.
Megawati mempertanyakan arah pembahasan regulasi tersebut.
"Ini beneran buat rakyat atau buat sopo toh?" katanya.
Ia menilai, jika pembahasan RUU Pemilu benar-benar diambil alih pemerintah, kondisi politik nasional dapat semakin tidak menentu.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyatakan pemerintah membuka kemungkinan menjadi pengusul draf RUU Pemilu apabila pembahasan di DPR tidak kunjung selesai.
"Kalau sampai dua setengah tahun belum selesai, tidak ada salahnya dilakukan negosiasi kembali," kata Yusril, Rabu, 29 April 2026.
Meski demikian, pemerintah menyebut masih menunggu perkembangan pembahasan RUU tersebut di parlemen.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.