BREAKING NEWS
Kamis, 13 Agustus 2026

Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Kini Rp2,760 Juta per Gram

Adelia Syafitri - Selasa, 05 Mei 2026 09:09 WIB
Harga Emas Antam Anjlok Lagi! Kini Rp2,760 Juta per Gram
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang atau Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Selasa, 5 Mei 2026.

Berdasarkan laman resmi Logam Mulia Antam, harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.760.000 per gram atau turun Rp35 ribu dibanding perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, harga pembelian kembali atau buyback juga ikut terkoreksi menjadi Rp2.545.000 per gram. Nilai tersebut turun Rp40 ribu dari hari sebelumnya.

Baca Juga:

Penurunan harga emas domestik terjadi seiring koreksi tajam harga emas dunia di pasar spot.

Pada perdagangan sebelumnya, harga emas global ditutup di level US$4.521,5 per troy ons atau turun 1,97 persen. Angka tersebut menjadi level terendah sejak 30 Maret 2026.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas Antam berdasarkan pecahan:

0,5 gram: Rp1.447.500
1 gram: Rp2.795.000
2 gram: Rp5.530.000
3 gram: Rp8.270.000
5 gram: Rp13.750.000
10 gram: Rp27.445.000
25 gram: Rp68.487.000
50 gram: Rp136.895.000
100 gram: Rp273.712.000
250 gram: Rp684.015.000
500 gram: Rp1.367.820.000
1.000 gram: Rp2.735.600.000


Koreksi harga emas dunia dipengaruhi meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik antara United States dan Iran.

Laporan menyebut militer AS tengah mengawal kapal-kapal yang melintas di Strait of Hormuz setelah terjadi serangan yang dikaitkan dengan Iran.

Selain itu, United Arab Emirates juga melaporkan keberhasilan mencegat rudal jelajah yang diduga diluncurkan Iran.

Ketegangan tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia. Harga minyak Brent tercatat naik 5,8 persen ke level US$114,44 per barel, tertinggi sejak Juni 2022.

Analis komoditas dari TD Securities, Bart Melek, menilai kenaikan harga energi berpotensi meningkatkan inflasi global dan mendorong Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan.

Kondisi itu biasanya memberi tekanan terhadap emas karena logam mulia dianggap sebagai aset tanpa imbal hasil.*


(bb/ad)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Realisasi Proyek Hilirisasi Bukti Pembangunan Tidak Stagnan
RI Hentikan Impor Beras, Pemerintah Klaim Harga Pangan Dunia Ikut Mengalami Penurunan
Di Balik Lancarnya Pasokan Energi, Kapal Laut Jadi Urat Nadi Distribusi BBM dan LPG di Indonesia
BPS Catat Impor Perhiasan dari Australia Melonjak 469 Persen saat Harga Emas Turun
Beredar Isu Kamar Mewah dan Akses Bebas Kendaraan di Lapas Pematang Siantar, Ditjenpas Sumut: Tidak Benar!
Rupiah Melemah Tipis, Ancaman Koreksi ke Rp17.400 Makin Terbuka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru