Kapolda Aceh Serahkan Santunan ASABRI untuk Keluarga Bripka Kurniadi yang Gugur Diterjang Longsor 2023
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menyerahkan jaminan kecelakaan kerja berupa santunan ASABRI kepada keluarga almarhum B
NASIONAL
JAKARTA — Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI-P Wayan Sudirta mempertanyakan alasan Hari Sih Advianto ingin menjadi hakim agung.
Wayan menilai posisi pejabat pajak bukan jabatan sembarangan, sementara tugas seorang hakim agung memiliki tantangan yang berat.
Pertanyaan itu disampaikan Wayan saat Hari menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test sebagai calon Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara (Pajak) di Komisi III DPR RI, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.Baca Juga:
"Sejak kapan saudara bercita-cita menjadi hakim? Dan kenapa mesti menjadi hakim? Padahal pejabat pajak itu bukan jabatan yang sembarangan. Kok ingin menjadi hakim? Kan tantangan menjadi hakim itu kan berat," ujar Wayan kepada Hari.
Wayan kemudian meminta Hari menjelaskan latar belakang dan alasannya secara lebih mendalam.
Menurut Wayan, penjelasan tersebut diperlukan untuk meyakinkan anggota Komisi III DPR mengenai kelayakannya menjadi hakim agung.
Wayan juga menilai Hari menunjukkan keyakinan yang tinggi untuk dapat lolos dalam proses seleksi tersebut.
"Saudara punya keyakinan yang tinggi untuk jadi hakim. Tapi kami perlu tahu, perlu cerita yang lebih menyentuh, kenapa saudara layak diloloskan sebagai Hakim Agung?" tanya Wayan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Hari kemudian menjelaskan perjalanan kariernya.
Dia mengatakan telah bekerja di Direktorat Jenderal Pajak sejak 1991 hingga 2009.
Setelah itu, Hari beralih menjadi widyaiswara perpajakan.
Dalam posisi tersebut, dia mengajar dan memberikan pelatihan kepada pegawai di lingkungan pengadilan pajak.
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menyerahkan jaminan kecelakaan kerja berupa santunan ASABRI kepada keluarga almarhum B
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara meminta waktu sekitar dua bulan untuk mengungkap secara menyeluruh penyebab kematian Winda Lorenza Gowasa, 35
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan anggaran sekitar Rp2,5 miliar untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS)
PEMERINTAHAN
JAKARTA Penyidikan kasus kematian Sutrimo, pria asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus berlanjut setelah proses ekshumasi dan autop
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan negara harus hadir untuk masyarakat yang tinggal di daerah terpencil. Menurut dia, kehadira
NASIONAL
AMBON Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Maluku memproses Kapolsek di jajaran Polresta Ambon dan P.P. Lease, Iptu LOY, sete
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Wayan Sudirta mempertanyakan alasan Hari Sih Advianto ingin menjadi hakim agung. Way
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meresmikan 3.395 jembatan dan 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNIPolri. Infrastruktur tersebut
NASIONAL
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa tidak hadir dalam persidangan kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terhadap Presiden RI k
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN PT Saudara Cemerlang Abadi (SAUCA) meraih Juara 3 Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) Teladan tingkat nasional dalam rangkaian peri
NASIONAL