BREAKING NEWS
Kamis, 13 Agustus 2026

Sutrimo Winda

Redaksi - Kamis, 13 Agustus 2026 08:25 WIB
Sutrimo Winda
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh: Dahlan Iskan

KEMATIAN Winda dan Sutrimo terus menjadi polemik karena disangkutkan dengan penanganan kasus korupsi.-Dibuat dengan AI-

Winda Lorenza Gowasa tewas ditembak di kamar mandi di rumah bekas mertua di Medan.

Baca Juga:

Sutrimo, penjaga rumah Febrie Adriansyah, juga meninggal dunia secara mencurigakan di Jakarta.

Tragedi Winda bisa saja kriminal murni. Bunuh diri. Kematian Sutrimo bisa saja akibat sakit mendadak. Tapi jagat medsos heboh: menghubungkannya dengan korupsi tingkat tinggi.

Sutrimo dikaitkan dengan ditemukannya uang Rp 460 miliar dan emas 74 kg di rumah (saat itu) pejabat tertinggi di pusat komando pemberantasan korupsi Kejaksaan Agung: Febrie Adriansyah.

Winda dihubungkan dengan kasus korupsi besar di Ditjen Bea Cukai di mana dia jadi salah satu saksi yang sudah diperiksa KPK.

Soal bea cukai, sudah lima orang dinyatakan sebagai tersangka. Tiga-tiganya pejabat tinggi Ditjen Bea Cukai: Rizal, direktur penindakan dan penyidikan; Sisprian Subiaksono, kepala Subdirektorat Intelijen; dan Orlando Hamonangan, kepala seksi intelijen.

Dua orang lagi dari perusahaan impor/ekspor PT Blueray Cargo: John Field selaku pemilik, Andri yang bertanggung jawab atas dokumen importasi; dan Dedy Kurniawan, manajer operasional.

Di kalangan pengusaha cargo nama Blueray melejit setahun terakhir. Dulunya Blueray tergolong perusahaan cargo menengah kecil. Lalu naik daun. Itu karena Blueray bisa memberikan jasa impor ekspor lebih murah. Dan lagi bisa cepat lolos di bea cukai.

Anda sudah tahu: dari hasil pemeriksaan, miliaran uang mengalir dari Blueray ke para pejabat di Ditjen Bea Cukai. Setiap bulannya. Sejauh ini dirjennya sendiri, Letjen Djaka Budi Utama, masih aman. Namanya sudah sering disebut tapi belum ada pengumuman jadi tersangka.

Anda masih ingat: Presiden Prabowo sangat geram akan praktik penyelundupan. Pengangkatan Letjen Djaka diharapkan akan mampu ''membongkar habis'' praktik patgulipat di bea cukai. Karena itu yang ditunjuk sebagai pejabat baru sampai jendral berbintang tiga.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
HUT ke-81 RI, Pemprov Sumut Tegaskan Komitmen Bangun Wilayah 3T hingga Kepulauan Nias
MFF Syndicate Dukung Kapolda Aceh Bongkar Jaringan Narkoba hingga Bandar dan Aset
Prakiraan Cuaca Sumut Hari Ini, Kamis 13 Agustus 2026: Sebagian Besar Wilayah Diguyur Hujan
Kuburan Sudah Digali Sebelum Keluarga Tahu Korban Meninggal: Kuasa Hukum Ungkap Kejanggalan Kematian Mantan Istri Brigadir I
DPR Terima Surpres, Destry Damayanti Diusulkan Prabowo jadi Gubernur BI Berikutnya
Sumbang 22 Persen PDB Nasional, Sumut Ajak Provinsi se-Sumatera Perkuat Kolaborasi Ekonomi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru