BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Rupiah Tembus Rp17.405 per Dolar AS, BI Ungkap Tekanan Global dan Siapkan Intervensi

Dharma - Selasa, 05 Mei 2026 16:11 WIB
Rupiah Tembus Rp17.405 per Dolar AS, BI Ungkap Tekanan Global dan Siapkan Intervensi
Kantor Bank Indonesia. (Foto: Bisnis)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah hingga menyentuh level Rp17.405 per dolar AS. Bank Indonesia (BI) menyebut tekanan global, terutama konflik di Timur Tengah, menjadi salah satu faktor utama pelemahan tersebut.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea mengatakan pergerakan rupiah masih sejalan dengan mayoritas mata uang negara berkembang lainnya.

"Pergerakan rupiah sejak awal konflik di Timur Tengah masih sejalan dengan mata uang emerging market lain," ujarnya di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:

Ia menjelaskan, sejumlah mata uang lain juga mengalami pelemahan, seperti peso Filipina, baht Thailand, hingga rupee India. Hal ini menunjukkan tekanan berasal dari faktor eksternal yang bersifat global.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, BI menegaskan akan terus melakukan intervensi di pasar valuta asing. Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai instrumen, seperti transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, hingga pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

"Langkah ini dilakukan secara konsisten untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tekanan global," kata Erwin.

BI juga memastikan akan terus hadir di pasar dan mengambil langkah terukur guna meredam volatilitas nilai tukar rupiah.

Pelemahan rupiah ini melanjutkan tren sebelumnya. Pada awal April 2026, mata uang Garuda juga sempat tertekan dan berada di kisaran Rp17.105 per dolar AS.

Dengan kondisi global yang masih penuh ketidakpastian, BI menilai stabilitas nilai tukar akan terus dijaga melalui kombinasi kebijakan moneter dan intervensi pasar.*

(dw/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Kembali Loyo Hari Ini, Dolar AS Sentuh Level Rp17.400
Rupiah Melemah ke Rp17.394 per Dolar AS, Sentimen Global dan Kontraksi Manufaktur Jadi Pemicu Utama
Sengketa Lahan Transad Nagekeo, OCI Usulkan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi
Rupiah Melemah Tipis, Ancaman Koreksi ke Rp17.400 Makin Terbuka
Dari Timur Tengah ke Dapur Rakyat: Rapuhnya Ketahanan Energi Indonesia
Harga Pertamax Turbo 2 Mei 2026 Masih Stabil, Ini Daftar Lengkap Tarif di Seluruh Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru