BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

Purbaya Akui Ada Kebocoran Anggaran Motor BGN, Sistem Kini Diperbaiki

Dharma - Selasa, 05 Mei 2026 18:06 WIB
Purbaya Akui Ada Kebocoran Anggaran Motor BGN, Sistem Kini Diperbaiki
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan pemaparan dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi April 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (5/4/2026). (Foto: ANTARA/Imamatul Silfia)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui pernah terjadi kebocoran anggaran dalam pengadaan motor untuk Badan Gizi Nasional (BGN), meski rencana pengadaan tersebut sebelumnya sudah ditolak pemerintah.

Purbaya menyebut kebocoran itu terjadi akibat celah dalam sistem penganggaran yang memungkinkan anggaran tetap lolos dalam proses administrasi.

"Ke depan akan kita pastikan terus, lembaga belanja tepat waktu dan sasaran, enggak ada yang bocor," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga:

Ia menjelaskan bahwa sistem di Direktorat Jenderal Anggaran kini telah diperbaiki agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Software dari Dirjen Anggaran sudah diperbaiki, sehingga tidak kebobolan seperti kemarin," katanya.

Purbaya menegaskan, secara prinsip pengadaan motor tersebut telah ditolak, namun masih terdapat celah administratif yang membuat anggaran tetap bisa keluar.

"Sudah betul kita tolak, tapi ada celah yang membuat anggaran tetap sempat keluar," ujarnya.

Sebelumnya, isu pengadaan sepeda motor listrik untuk BGN sempat menjadi sorotan publik setelah muncul video di media sosial yang memperlihatkan sejumlah unit kendaraan berlogo BGN. Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana kemudian menjelaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan bagian dari fasilitas operasional program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintah menegaskan akan terus memperketat pengawasan anggaran agar belanja negara lebih transparan, efisien, dan tepat sasaran.*

(k/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru